Percasi Kota Mojokerto Raih Medali Perak di Kejuaraan Catur Internasional

Yulianto Adi Nugroho • Dipublikasikan Senin, 7 September 2026 | 20:56 WIB
MEMBANGGAKAN: Atlet Percasi Kota Mojokerto, Hauraa Radhwaa Zhaafira, menerima medali dan piagam juara 2 dalam kejuaraan JAPFA Chess Festival 2026 yang digelar 1-6 September di Gedung Serbaguna Senayan, Jakarta. (dok Percasi Kota Mojokerto for JPRM)
MEMBANGGAKAN: Atlet Percasi Kota Mojokerto, Hauraa Radhwaa Zhaafira, menerima medali dan piagam juara 2 dalam kejuaraan JAPFA Chess Festival 2026 yang digelar 1-6 September di Gedung Serbaguna Senayan, Jakarta. (dok Percasi Kota Mojokerto for JPRM) 

PERSATUAN Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Mojokerto tak bisa berhenti menorehkan prestasi. Kali ini, atlet andalannya, Hauraa Radhwaa Zhaafira, meraih medali perak dalam kejuaraan tingkat internasional JAPFA Chess Festival 2026 yang digelar 1-6 September di Gedung Serbaguna Senayan, Jakarta.

Ketua Percasi Kota Mojokerto Daniel Dewangga mengatakan, Hauraa menjadi juara 2 setelah bermain selama 9 babak di kategori catur standar kelas under 10 tahun (U-10). Siswi MI Qur'ani Al Majid, Kota Mojokerto, itu berhasil naik podium usai mengalahkan atlet dari berbagai provinsi di Indonesia. ’’Hasil yang dicapai Hauraa ini sangat membanggakan dan menjadi motivasi bagi atlet lain di Kota Mojokerto untuk berlatih lebih konsisten,’’ tuturnya, kemarin (7/9).

Daniel menjelaskan, JAPFA Chess Festival 2026 diselenggarakan Pengurus Besar (PB) Percasi dan diikuti ratusan pecatur nasional dan luar negeri. Ajang ini turut dihadiri grand master (GM) Utut Adianto, GM Susanto Megaranto, dan master catur dari seluruh Indonesia. Setelah kompetisi, Hauraa juga mendapat kesempatan bertanding secara simultan dengan pelatih pelatnas, international master (IM) Tirta Chandra Purnama. ’’Hauraa mempunyai Elo rating 1.672 nasional dan dia adalah pecatur putri termuda dari Kota Mojokerto yang punya Elo rating nasional,’’ ungkapnya.

Menurutnya, prestasi yang diraih Hauraa merupakan buah dari latihan keras yang dijalani setiap hari. Hauraa memiliki mental bertanding yang luar biasa karena mampu bangkit setelah mengalami kekalahan pada babak keenam sebelum akhirnya mampu finis di peringkat kedua. ’’Semangatnya sangat tinggi, Hauraa sekarang sudah bisa go internasional tanding ke Malaysia,’’ imbuhnya dengan bangga.

Daniel mengatakan, hasil yang diraih dalam turnamen internasional ini menjadi bekal Hauraa dalam menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur 2026 pada 23-29 Oktober di Banten. (adi/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto
medali perak kejuaraan catur internasional atlet kota mojokerto percasi kota mojokerto