Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jangan Panik! Ini Cara Hadapi Gempa dan Erupsi Gunung!

I
Penulis: Imron Arlado❯
Pahami rute jalur evakuasi sebagai mitigasi bencana. (Foto: Andrew Teoh/Unsplash)
Pahami rute jalur evakuasi sebagai mitigasi bencana. (Foto: Andrew Teoh/Unsplash)

Advertisement

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Indonesia berada di kawasan Ring of Fire yang menyebabkan tingginya potensi bencana. Banyaknya gunung api aktif di kawasan ini menyebabkan gempa dan erupsi.

Masyarakat Indonesia harus siap hidup berdampingan dengan potensi bencana karena bencana memang tidak bisa dihindari. Dampak dari bencana bisa diminimalisir dengan kesiagaan warganya untuk menurunkan risiko korban jiwa dan kerugian.

Mengapa Gempa dan Erupsi Gunung Sering Terjadi?

Advertisement

Indonesia sendiri berlokasi di pertemuan tiga lempeng tektonik, yaitu Lempeng Indo-Australia, Lempeng Eurasia, dan Lempeng Pasifik. Lempeng tektonik terus bergerak sehingga terjadi subduksi. Pergesekan lempeng tersebut menimbulkan tekanan sehingga melepaskan gelombang seismik berupa gempa bumi.

Tabrakan lempeng juga mendorong batuan masuk ke dalam bumi dan meleleh menjadi magma. Magma yang ringan dan dipenuhi gas dengan tekanan tinggi akan terdorong naik ke permukaan bumi dan meletus sebagai erupsi.

Karena berada di Ring of Fire, Indonesia memiliki setidaknya 127 gunung api aktif dengan bermacam tipe dan jumlahnya terbanyak di dunia. Sehingga, selama lempeng bumi terus bergerak, gempa dan erupsi gunung akan terus berulang terjadi.

Advertisement

Saat sedang terjadi, gempa bumi dan erupsi gunung umumnya tidak hanya terjadi sekali. Biasanya akan terjadi gempa susulan dan erupsi selanjutnya dalam rentang waktu yang berdekatan.

Cara Menghadapi Gempa dan Erupsi Gunung

Berikut hal-hal yang harus diperhatikan dalam menghadapi gempa bumi:

 

Advertisement

Artikel Terkait

Pascagempa Sumba Barat Daya: Aktivitas Warga Berangsur Kondusif dan Pendataan Terus Berjalan

Pascagempa Sumba Barat Daya: Aktivitas Warga Berangsur Kondusif dan Pendataan Terus Berjalan

Guncangan gempa yang dirasakan pada skala IV hingga VI MMI tersebut sempat membuat sebagian warga berlari keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

Gandeng BPBD, Napi Lapas Mojokerto Simulasi Gempa Bumi di Penjara

Gandeng BPBD, Napi Lapas Mojokerto Simulasi Gempa Bumi di Penjara

Mitigasi bencana alam di lingkup penjara terus dioptimalkan. Untuk mengantisipasi potensi gempa bumi yang bisa terjadi kapan pun, Lapas Kelas II-B Mojokerto menggandeng BPBD Kota Mojokerto untuk menggelar simulasi dan m

Jumlah Korban Meninggal Dunia di Gempat NTT Terus Bertambah, Kini Tembus 105 Orang

Jumlah Korban Meninggal Dunia di Gempat NTT Terus Bertambah, Kini Tembus 105 Orang

Pemerintah bersama BNPB dan berbagai unsur terkait terus melakukan penanganan darurat. Prioritas utama meliputi evakuasi, pelayanan kesehatan, distribusi makanan dan air bersih, serta pemenuhan kebutuhan dasar para pengu

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer