PTMSI Kabupaten Mojokerto Gelar Kejurprov Tenis Meja 2026, Jadi Wadah Pembinaan Atlet sejak Dini 

Indah Oceananda • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 02:58 WIB
RESMI BERGULIR: Staf Khusus Mendes dan PDT Afif Zamroni menghadiri pembukaan Kejurprov Tenis Meja 2026 dengan didampingi Ketua PTMSI Kabupaten Mojokerto Munawar Tobing dan Ketua KONI Kabupaten Imam Suyono di GOR Dispendik Kabupaten Mojokerto, Kamis (6/8). (Indah JPRM)
RESMI BERGULIR: Staf Khusus Mendes dan PDT Afif Zamroni menghadiri pembukaan Kejurprov Tenis Meja 2026 dengan didampingi Ketua PTMSI Kabupaten Mojokerto Munawar Tobing dan Ketua KONI Kabupaten Imam Suyono di GOR Dispendik Kabupaten Mojokerto, Kamis (6/8). (Indah JPRM)
 

MENCETAK bibit atlet nasional dimulai dari usia dini. Hal itu yang mendasari Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kabupaten Mojokerto menggelar Kejurprov Tenis Meja 2026 dengan 700 peserta dari berbagai daerah mulai kemarin (6/8) di GOR Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Mojokerto. 

Pembukaan Kejurprov dilakukan oleh Ketua KONI Jawa Timur Drs Muhammad Nabil, M.Si. Turut hadir Staf Khusus Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Stafsus Mendes dan PDT) Bidang SDM dan Hubungan Antar Lembaga, Dr HM. Afif Zamroni, Lc, MEI, Asisten I Administrasi Umum Tatang Mahendrata, Ketua PTMSI Kabupaten Mojokerto Munawar Tobing, Ketua KONI Kabupaten Mojokerto Imam Suyono, Sekretaris KONI Kabupaten Mojokerto M. Thoyib, serta mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa) yang sedang menjalani program magang di KONI Kabupaten Mojokerto. 

Ketua PTMSI Kabupaten Mojokerto Munawar Tobing mengatakan, tenis meja merupakan cabang olahraga (cabor) yang digemari berbagai kalangan usia, khususnya anak-anak dan remaja. Selain mudah diakses, olahraga ini juga berperan membentuk karakter, sportivitas, disiplin, serta daya saing generasi muda. 

”Kabupaten Mojokerto memiliki potensi atlet tenis meja usia dini yang cukup besar. Namun, potensi ini harus difasilitasi melalui wadah kompetisi yang terstruktur dan berkelanjutan,” katanya. 

Ia menjelaskan, Kejurprov Tenis Meja 2026 mempertandingkan kategori tunggal putra-putri U-11, U-13, U-15, U-17, dan U-19. Ajang ini menjadi sarana pembinaan, evaluasi prestasi, sekaligus pencarian bibit atlet muda berbakat. ”Kegiatan ini diharapkan menjadi sarana pembinaan atlet usia dini serta mempererat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat olahraga di Kabupaten Mojokerto,” imbuhnya. 

Munawar berharap dari 700 peserta ini bisa melahirkan atlet-atlet baru yang nantinya mengharumkan nama Mojokerto hingga tingkat provinsi dan nasional. Pihaknya juga mengajak sekolah dan klub untuk terus mendorong anak-anak terlibat aktif dalam olahraga tenis meja. (oce/ris)

 

 

Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto
Afif Zamroni PTMSI Kabupaten Mojokerto kejurprov tenis meja 2026 gus afif zamroni