PONDOK Pesantren eLKISI Mojokerto semakin mengukuhkan posisinya sebagai pelopor pembinaan sepak bola berbasis pendidikan Islam di Indonesia. Di balik setiap langkah maju dan prestasi gemilang yang diraih, terdapat visi besar, tekad kuat, dan kepemimpinan transformatif dari pendiri sekaligus pimpinan pondok pesantren Dr KH Fatur Rohman, M.Pdi.
Langkah terbesar dan paling bersejarah kini telah terwujud eLKISI FC resmi menjadi satu‑satunya tim sepak bola yang dikelola pondok pesantren sukses berlaga di ajang kompetisi resmi PSSI Liga 4 Jawa Timur (Jatim).
Langkah strategis ini dilakukan melalui akuisisi terhadap tim Banyuwangi Putra pada Januari 2026, menandai babak baru perkembangan sepak bola santri yang berjenjang, profesional, dan berdaya saing nasional.
Langkah ini bukan sekadar soal berlaga di kompetisi, melainkan pesan besar bagi dunia sepak bola Indonesia. Pondok pesantren bukan hanya tempat belajar agama, tetapi juga pusat pembinaan atlet muda yang berpotensi membawa nama bangsa.
Gabungan antara kedisiplinan nilai Islam, pendidikan karakter, dan pelatihan profesional menjadikan eLKISI FC sebagai model pembinaan yang patut diacungi jempol. Bagi Mojokerto dan Jatim, kehadiran eLKISI FC di Liga 4 adalah kebanggaan tersendiri dan bukti nyata bahwa potensi besar tersebar di lingkungan pendidikan Islam yang kaya akan nilai luhur.
”Kami membuktikan bahwa santri tidak hanya pandai di dalam kelas mengaji, tetapi juga mampu bersaing di lapangan hijau dengan kemampuan yang setara atlet profesional. Prestasi Liga Santri 2022 adalah fondasi awal kami untuk melangkah lebih jauh,” kata Fatur Rohman. (bas/ris)
Editor : Fendy Hermansyah