Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

PTMSI Kabupaten Mojokerto Kolaborasi dengan Dispendik, Jaring Bibit Atlet Tenis Meja

Indah Oceananda • Rabu, 10 Juni 2026 | 01:42 WIB
LANGKAH AWAL: Ketua PTMSI Kabupaten Mojokerto Munawar Tobing menggelar pertemuan sosialisasi awal program kerja dengan dispendik kabupaten untuk menjaring bibit atlet tenis meja, kemarin (9/6). (Indah JPRM)
LANGKAH AWAL: Ketua PTMSI Kabupaten Mojokerto Munawar Tobing menggelar pertemuan sosialisasi awal program kerja dengan dispendik kabupaten untuk menjaring bibit atlet tenis meja, kemarin (9/6). (Indah JPRM)

KABUPATEN - Atlet berprestasi perlu dilatih terus dan dipertemukan  dengan yang lainnya agar semakin matang. Oleh karenanya, Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kabupaten Mojokerto menggandeng Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Mojokerto untuk menjaring bibit bertalenta, khususnya di cabang olahraga (cabor) tenis meja.

Upaya penjaringan tersebut diawali dengan sosialisasi ke seluruh satuan pendidikan di bumi Majapahit. Melalui turnamen tenis meja, akan terlihat banyak bibit atlet dari kalangan pemula. ’’Dari sana akan terlihat potensi dan bisa dibina lebih mendalam lagi. Sehingga bisa melahirkan atlet yang bisa membawa nama Kabupaten Mojokerto hingga ke level nasional bahkan internasional,’’ kata Ketua PTMSI Kabupaten Mojokerto Munawar Tobing, kemarin (9/4). 

Kolaborasi dengan dispendik, lanjutnya, sebagai komitmen awal bersama. Agar para guru olahraga di sekolah konsisten melatih memanfaatkan bibit atlet di sekolah. Di samping itu, sekolah juga harus mendukung jika ada siswanya mengikuti pertandingan olahraga di luar sekolah. ’’PTMSI terus berupaya untuk mendorong pembinaan, agar lahir bibit atlet baru di daerah. Meski prosesnya cukup panjang namun kita jangan menyerah. Proses ini harus kita mulai dari sekolah agar bisa melihat potensi setiap siswa,” terang dia. 

Langkah tersebut disambut positif Kepala Dispendik Kabupaten Mojokerto Amsar Azhari Siregar. Menurutnya, melalui upaya yang dilakukan PTMSI ini, para siswa akan mendapat pembinaan profesional, khususnya bagi mereka yang berbakat di cabor tenis meja. ’’Kita harus mengakui, sekolah adalah hulu dari segala prestasi olahraga. Namun, sehebat apa pun bakat yang ditemukan di lapangan sekolah, itu tidak akan melesat tanpa adanya sistem pembinaan profesional. Hari ini, lewat PTMSI, jembatan emas menuju atlet profesional itu resmi dibentangkan,’’ ulasnya. 

Di sisi lain, Amsar menegaskan, langkah PTMSI ini menjadi program kerja estafet jangka panjang. Sebab, regenerasi atlet bukanlah proyek yang bisa digarap hanya dalam waktu semalam. Sehingga guru harus menyiapkan fondasi dan minat siswa di sekolah, lalu PTMSI yang akan mengasah dan mengantarkan ke podium juara. ”Jika sinergi antara dinas pendidikan dan PTMSI ini berjalan solid, saya yakin, tidak lama lagi akan lahir atlet-atlet tenis meja hebat yang membawa harum nama Kabupaten Mojokerto di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional,’’ tandasnya. (oce/ris)

 

 

 

Editor : Fendy Hermansyah
#PTMSI Kabupaten Mojokerto #atlet tenis meja #dinas pendidikan kabupaten mojokerto