Asah Fisik, Strategi, dan Mental
KABUPATEN – Setelah diistirahatkan dua hari, tim Porprov Kabupaten Mojokerto langsung tancap gas membenahi kualitas permainan jelang turun di babak utama porprov di Malang Raya, akhir Juni nanti.
Kemarin (29/5), Diaz Permana Raka dkk langsung digembleng dengan latihan fisik berat di Lapangan elKISI Edupark Pungging. Mereka ditempa dengan menu endurence, agility, dan flexsebility dengan interval yang terus meningkat. Menu fisik ini menjadi modal sebelum mengembangkan strategi dan mental pemain.
Pelatih kepala tim Porprov Kabupaten Mojokerto Nono Srihartowo mengatakan, proses latihan di sisa waktu tiga pekan ke depan lebih difokuskan pada tiga hal, meliputi fisik, taktik, dan mental.
’’Minggu ini dan minggu besok fokus di fisik. Minggu depannya lagi fokus taktik dan strategi, baru selanjutnya ke mental. Kami persiapannya holistik, jadi semua elemen kami perbaiki dan tingkatkan kualitasnya,’’ terangnya.
Untuk fisik, Nono lebih menekankan para pemain pada tiga hal, yakni daya tahan, kelincahan, dan kelenturan. Tiga hal ini dinilai penting, mengingat tingkat persaingan di babak utama porprov sangat tinggi. Khususnya saat berhadapan dengan tiga tim tuan rumah, Kota Malang, Kota Batu, maupun Kabupaten Malang.
Di mana, dukungan besar dari penonton sendiri akan menambah besar tensi pertandingan. ’’Yang kami waspadai justru tiga tim tuan rumah,’’ tandasnya. Untuk mengefektifkan persiapan, tim pelatih akan mengarantina 23 pemain di dua pekan jelang pertandingan. Karantina ini agar chemistry antarpemain bisa semakin kuat, sehingga permainan yang dibangun semakin padu.
Proses latihan seperti ini untuk mewujudkan target prestasi yang dicanangkan Askab PSSI Mojokerto, mampu merebut medali emas. ’’Ya mau tidak mau harus bisa mendapat medali emas. Karena di porprov kemarin kami bisa finis di semifinal, bahkan final andai tidak dikerjai wasit dan tim Sidoarjo sebagai tuan rumah,’’ pungkasnya. (far/ris)
Editor : Hendra Junaedi