KOTA - Kompetisi basket bertajuk Liga Ramadan 2025, 13 hingga 23 Maret di GOR dan Seni Mojopahit nanti tidak sekadar menampilkan sengitnya permainan tim basket antarpelajar se-Kota Mojokerto. Tetapi juga, bakal menampilkan atraktifnya koreo suporter perwakilan tim yang bertanding. Bahkan kreativitas mereka turut dinilai untuk dipilih sebagai juara dan di ajang tahunan tersebut.
Dalam penampilannya nanti, tim suporter tetap diminta tertib saat tampil selama pertandingan. Sesuai aturan, supoter hanya menampilkan gerakan dan yel-yel dukungan atraktif untuk tim kesayangannya selama bertanding. Gerakan dan yel-yel juga tidak boleh menyudutkan tim lain. ’’Untuk lomba kreativitas suporter, hanya menampilkan koreo dan yel-yel tanpa ada atribut berupa bendera maupun alat musik. Murni koreo dan yel-yel,’’ ungkap Humas Pengkot Perbasi Mojokerto, Arief Hikmawan.
Untuk mengefektifkan lomba, jumlah suporter dibatasi maksimal 200 orang setiap tim. Mereka juga wajib diskrining sebelum masuk ke arena pertandingan. Termasuk membawa surat delegasi dari sekolah sebagai syarat untuk bisa mendukung tim kesayangannya. ’’Agar lebih tertib, kami mewajibkan tim sekolah memberikan mandat bagi suporter yang didelegasikan,’’ tambahnya.
Lomba kreativitas suporter sendiri nantinya akan memilih 4 tim terbaik di setiap kategori. Yakni juara 1, 2, 3, dan best performance baik tingkat SMP maupun SMA. Lomba ini ditujukan untuk memberikan wadah bagi pelajar dalam mengekspresikan kreasinya. Juga, bisa meningkatkan semangat pebasket muda dalam menunjukkan skill dan bakatnya. ’’Kami berharap basket di Kota Mojokerto bisa lebih bergairah dan menunjukkan prestasi di level provinsi hingga nasional,’’ pungkasnya. (far/fen)
Editor : Hendra Junaedi