KABUPATEN - Enam tim kebanggaan publik Mojokerto dipastikan siap berlaga di Liga 4 Zona Jawa Timur musim 2024/2025 yang akan dimulai Januari mendatang. Dari hasil drawing Asprov PSSI Jatim, Kamis (12/12), keenam tim masuk di grup yang berbeda satu sama lain. Tidak sekadar ingin menggugurkan kewajiban agar tidak di banned dari keanggotaan kompetisi, kelimanya juga siap membuktikan diri menjadi yang terbaik di level Jatim.
Sejak Oktober lalu, PS Mojokerto Putra (PSMP), Mojosari Putra, Mojokerto FC, AC Majapahit, Persem Mojokerto dan Gen B telah mempersiapkan komposisi tim terbaiknya. Seleksi pemain dan uji coba tim telah dilaksanakan keenam tim di homebase-nya masing-masing. Tidak sekadar turun di kompetisi, PSMP juga mengusulkan dan ditunjuk sebagia tua rumah babak penyisihan grup I. Namun bukan stadion Gajah Mada Mojosari yang dipilih sebagai lokasi pertandingan grup I.
Melainkan menunjuk stadion Jenggolo, Kabupaten Sidoarjo yang juga markas tim Sinar Harapan. ’’Karena harus hari ini (Kamis, Red) juga mengajukan stadion sebagai tuan rumah. Sehingga manajemen PSMP bersama Sinar Harapan sepakat menjadikan Stadion Jenggolo Sidoarjo sebagai tuan rumah bersama. Karena Stadion Jenggolo lebih siap dan tidak ribet dalam perizinan,’’ ungkap Manajer PSMP, Ramzy Okbah.
Di grup I, PSMP akan bersaing dengan Assyabaab Pasuruan, PSID Jombang, Surabaya Muda serta Pasuruan United. Untuk bisa lolos dan menjadi juara grup, Laskar Majapahit telah melakoni pembentukan tim sejak Oktober lalu. Dari dua bulan persiapan, 25 pemain telah dijaring guna mengisi kekuatan tim, dengan 7 pemain diantaranya usia senior. Sedangkan sisanya didominasi pemain baru dengan rentang usia antara 18 hingga 22 tahun. ’’Satu pemain di antaranya merupakan pemain musim lalu, yakni Ferdiansyah. Kita rutin latihan Senin-Sabtu di Lapangan Kenanten. Tim sudah siap 90 persen,’’ tambahnya.
Hal yang sama juga dilakoni skuad Persem Mojokerto. Meski baru membentuk tim 2 Desember lalu, namun skuad asal Kota Onde-Onde ini optimis mampu memaksimalkan potensi pemain yang terjaring. Saat ini, skuad Badai Biru tengah menggelar seleksi berjalan yang diikuti 54 pemain amatir dari berbagai daerah.
Tidak sekadar latihan, mereka juga menggelar uji coba melawan tim lokal Mojokerto dan Sidoarjo guna mengukur kemampuan pemain pilihannya. ’’Yang jelas kami mengedepankan potensi dari SSB atau klub lokal Kota Mojokerto. Untuk komposisi pemain, kami serahkan coach Nanang Kurniawan sebagai pelatih kepala,’’ pungkas Rizki Adrianto, official Persem. (far/fen)
Editor : Hendra Junaedi