Pembatasan Usia Diperketat
KABUPATEN - Tak hanya pada kelompok usia di bawah 17 tahun (KU-17), Askab PSSI Mojokerto juga mulai menyiapkan dua tim kelompok umur di bawah 13 tahun (KU-13) dan 15 tahun (KU-15). Mereka akan diturunkan di Piala Soeratin Jawa Timur yang akan bergulir November mendatang. Persiapan tersebut setelah Askab menerima pemberitahuan resmi dari Asprov PSSI Jatim mengenai jadwal seluruh kompetisi musim 2024.
Sekretaris Askab PSSI Mojokerto, Alfiyah Berliyana mengatakan, persiapan tim KU-13 dan KU-15 tak sekadar latihan bersama (latber) melainkan menggelar kompetisi yang dapat diikuti 23 SSB terafiliasi se-Kabupaten Mojokerto. Pelaksanaannya dimulai Oktober mendatang yang terbagi di empat kecamatan.
Dengan model kompetisi tersebut, diharapkan persaingan antartim bisa berlangsung sengit. Sehingga dapat melahirkan tim dan pemain yang berkualitas. Dalam kompetisi tersebut, Askab menerapkan aturan ketat terhadap pemain yang diturunkan. Khususnya dari segi usia yang dibatasi mulai kelahiran 1 Januari hingga 31 Desember 2011 untuk KU-13, dan kelahiran 1 Januari 2009 hingga 31 Desember 2010 untuk KU-15.
Batasan usia tersebut berdasarkan syarat baku Piala Soeratin yang wajib dipenuhi berdasarkan administrasi yang sudah dikumpulkan. ’’Termasuk legalitas klub juga harus disertakan agar tidak ada kecurangan. Karena kompetisi Piala Soeratin ini akan tercatat sampai level pusat,’’ ujarnya.
Alfiyah berharap 23 SSB/klub yang sudah terdaftar resmi bisa mengikuti kompetisi tahunan kali ini. Dengan begitu, maka akan terlihat kualitas pembinaan pemain yang sudah digalang puluhan SSB dan klub selama setahun terakhir. Dari hasil kompetisi ini, Askab akan mengirimkan masing-masing tim juara untuk turun di level provinsi yang akan digeber November.
Mereka akan saling bersaing antar SSB dari 38 daerah se-Jatim. Jika berhasil menjuarai di level provinsi, secara otomatis mereka akan mewakili Jatim di level nasional yang akan digulirkan Januari 2025 mendatang. ’’Harapannya sebanyak-banyaknya, karena ini ajang utuk SSB dan klub, Askab PSSI hanya memfasilitasi,’’ pungkasnya. (far/fen)
Editor : Hendra Junaedi