KABUPATEN – Skuad sepak bola Kabupaten Mojokerto proyeksi Porprov IX 2025 terus diutak-atik.
Alih-alih menemukan kompisisi skuad inti, hingga kini tim pelatih masih kesulitan mencari pemain muda yang potensial.
Hal itu seperti diungkapkan Nono Srihartono. Pelatih yang dipercaya menangani tim proyeksi porprov sejak seleksi Februari lalu itu belum menentukan komposisi inti dan cadangan.
Selama masa persiapan yang masih panjang ini, dia mengaku terus memantau perkembangan pemain yang ada.
Namun demikian, minimnya pemain muda rupanya juga menjadi kendala tersendiri.
Nono menyebut dirinya kesulitan mencari pesepak bola yang sesuai dengan usia untuk porprov tahun depan. ’’Mencari pemain yang kelahiran 2005 (usia 20 tahun) ke bawah itu sulit,’’ keluh mantan Pelatih AC Majapahit tersebut.
Kondisi ini terbukti dengan pemain yang tersedia mayoritas adalah mantan penggawa di Porprov VIII 2023. Mereka dipanggil lagi untuk edisi tahun depan karena masih memungkinkan secara batasan umur. ’’Yang terbaik-terbaik ya ini yang kita pilih,’’ ucapnya.
Di antara mantan pengawa porprov itu ada M. Ragil Yusuf dan Syaruf Khilal Anizar.
Ragil saat ini tengah mempersiapkan diri membela tim Jawa Timur di PON 2024 Aceh-Sumatera Utara. Ia sebelumnya dipastikan lolos seleksi skuad asuhan Fachri Husaini tersebut.
Sementara itu, Syaruf kini dipercaya sebagai kapten tim proyeksi porprov saat uji coba bulan lalu. Dalam uji coba terakhir, dia tak masuk skuad karena sedang sakit.
Nono berharap regulasi batasan umur pemain di porprov tahun depan dapat diperlonggar. Apabila pemain kelahiran 2004 (21 tahun) diperbolehkan turun, pihaknya berpotensi memanggil sejumlah pemain potensial lain.
’’Kayak porprov tahun kemarin itu pemain kelahiran 2002 boleh. Biasanya regulasi ini tergantung usulan mayoritas peserta,’’ tandas dia. (adi)
Editor : Hendra Junaedi