JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Rio Haryanto pembalap Indonesia asal Solo ini, mengantongi banyak prestasi dari mengikuti berbagai macam balap mobil.
Sehingga Rio membuat sejarahnya sendiri, dengan menjadi pembalap Indonesia pertama yang ikut berpartisipasi dalam balap Formula one bersama dengan Manor Racing Team pada musim 2016.
Pria kelahiran 22 Januari 1993 ini mampu memenuhi syarat untuk pembalap, yaitu mendapatkan Super License.
Sehingga dengan memenuhi syarat tersebut, Rio Haryanto mampu mengikuti ajang balap bergengsi Formula 1.
Dengan kemampuannya, Rio mampu melakukan tanding di level seri GP2 dan juga berpartisipasi pada Formula one (F1).
Selain itu, Rio juga menjadi juara saat mengikuti Event GP2 Series dan GP3 Series.
Pria 33 tahun ini, mempunyai suporter yang besar karena kemampuan yang dimilikinya.
Rio juga memenangkan penghargaan berupa Indonesia KCA untuk Atlet Favorit 2016 dan KCA Indonesia untuk Big Inspiration Award 2016
Sejak keberhasilan Rio untuk menjadi pemenang dalam Formula BMW Asia Pasifik pada 2009.
Rio memutuskan mendaftar sebagai pembalap mobil profesional di Akademi Balap Virgin Racing pada 2010.
Dalam akademik tersebut, rio adalah satu-satunya yang berasal dari Asia yang dapat menjadi pembalap tes dan cadangan Virgin Racing.
Rio menjadi Pembalap Tes cadangan Marussia F1 Team pada 2014, hal ini berawal dari Virgin Racing dibeli oleh Ferrari Driver Academy.
Sehingga namanya berubah dari Virgin Racing menjadi Marussia F1 Team. Manor Racing pembalap tim 1 memberikan pengumuman pada 18 Februari 2016, mengenai Rio Haryanto yang akan menjadi pembalapnya pada musim 2016.
Rio menjadi pembalap Indonesia pertama yang akan mendampingi pembalap asal Jerman yang bernama Pascal Wehrlein.
Pada 2016 Rio Haryanto memulai debut di Grand Prix Australia, namun pada awal debutnya rio mengalami tabrakan dengan Romain Grosjean, ketika berada di jalur pit saat sesi latihan berlangsung.
Dalam Grand Prix Australia 2016, Rio Haryanto berhasil menjadi finis pada urutan 21, dengan mengalahkan Renault yaitu Jolyon Palmer.
Rio Haryanto mengulang performanya yang akan dilakukan di Bahrain, Spanyol. Kemudian dilanjutkan ke Monako yang berada di posisi ke-15.
Posisi Rio Haryanto digantikan oleh Esteban Ocon, yang merupakan pembalap asal Perancis.
Pergantian Rio Haryanto ini terjadi pada bulan Agustus 2016, yang pada saat itu akan melakukan balapan di Belgia.
Pencapaian terbaik yang didapatkan rio selama ajang formula one, saat berhasil finis ke 15 saat berada di Grand Prix Monaco. (Novita Ainiyyatuz Zakiyyah)
Editor : Imron Arlado