Momentum Ramadan ini dimanfaatkan untuk membentuk karakter dan keimanan siswa dengan menggelar serangkaian kegiatan keagamaan. Kegiatan di bulan suci ini dipola secara terpusat dengan mengambil tema ’’Menyiapkan pelajar cerdas, sholeh dan beradab untuk peradaban”. ”Kegiatan tahun ini dilakukan di aula SMPN 3 Kota Mojokerto dengan mengusung pendidikan keagamaan ala pesantren,” ujar Kepala SMPN 3 Kota Mojokerto Rejo.
Selama 3-4 April, kegiatan Pondok Ramadhan di SMPN 3 Kota Mojokerto diikuti siswa laki-laki. Kemudian, dua hari berikutnya diikuti oleh siswa perempuan. Selama pelaksanaan pun, para guru maupun peserta didik mengenakan busana muslim. ”Ini untuk menambah suasana pesantren selama kegiatan pondok Ramadan sekaligus membuat siswa semangat belajar tentang ilmu keagamaan,” bebernya.
Kegiatan Pondok Ramadan diawali dengan kegiatan salat Duha, istighotsah, kegiatan infak, pemahaman materi tartil dan keutamaan tentang Alquran serta berpuasa. Tak hanya itu, mereka juag diajari tentang cara berzakat. Lalu dilanjutkan dengan salat Zuhur berjamaah. ”Untuk pengisi materi, selain guru kami juga ada pemateri dari luar. Seperti Fatayat NU Kota Mojokerto, MWCNU Kecamatan Prajurit Kulon serta tim "ROHIS" RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo,” ucap Ketua Panitia Pondok Ramadan SMPN 3 Kota Mojokerto Imron Yahya.
Dia berharap, siswa memanfaatkan dengan maksimal bulan Ramadan ini. Karena ada ibadah tertentu yang hanya ada di bulan suci ini. Di antaranya zakat, puasa, dan tarawih. (oce/ron)
Editor : Fendy Hermansyah