Direktur Jawa Pos Radar Mojokerto M Nur Kholis menyerahkan secara langsung piala dan sertifikat penghargaan kepada Pengasuh Ponpes Nuris Pungging KH. Ahmad Siddiq. Jawa Pos Radar Mojokerto Award ini merupakan bentuk apresiasi kepada sosok atau lembaga pemerintah ataupun swasta yang menginspirasi dan memberikan kontribusi nyata untuk masyarakat.
KH. Ahmad Siddiq menyampaikan, momen ini merupakan suatu yang penting bagi Ponpes Nurul Islam Pungging sekaligus sebagai kado milad ke-13 pada 25 Februari lalu. Juga sebagai pembuktian yang dilakukan manajemen Ponpes Nurul Islam Pungging sehingga mendapat pengakuan media. ’’Penghargaan yang sangat luar biasa. Mudah-mudahan ini menjadi satu awalan dari pengembangan keilmuan ke depan yang menambah keyakinan kami bahwa apa yang kami kembangkan adalah sesuatu yang diperlukan oleh masyarakat yang menjadi penyemangat untuk pengembangan lebih lanjut,” ucapnya.
Lebih lanjut, KH. Ahmad Siddiq menyampaikan, dengan usaha, kepercayaan, bersama-sama dengan elemen masyarakat, terutama media, khususnya Jawa Pos Radar Mojokerto yang aktif memberitakan ponpes ini, menjadi berkah tersendiri dan tentu ini menjadi pemicu dalam transparansi mengembangkan pondok pesantren. ”Semoga penghargaan ini dapat menjadi pendorong agar terus bergerak demi kebaikan bangsa dan negara,” ucapnya.
Sementara itu, panitia milad ke-13 Ponpes Nurul Islam Pungging M. Ikhsan menjelaskan, milad kali ini digelar secara sederhana dengan puncak acara Lailatus Salawat dan ceramah agama oleh KH. Mas Mansyur Tholhah Pengasuh Pondok Pesantren Islam At Tauhid Sidoresmo Surabaya. ’’Semoga di usianya yang ke-13 ini, Pondok Pesantren Nurul Islam Pungging dapat terus tumbuh, maju dan berkembang serta dapat terus berkontribusi secara nyata dalam kemajuan bangsa dan negara,’’ ucapnya.
Ponpes Nurul Islam tidak hanya menciptakan manusia yang cerdas secara intelektual. Akan tetapi, juga dapat menciptakan manusia yang bertakwa kepada Allah SWT, beramal saleh , berbudi luhur, berpengetahuan luas, berwiraswasta dan cinta tanah air. ’’Sehingga kelak, santri-santri yang disini benar-benar menjadi manusia yang cerdas secara moral dan hebat secara spiritual,’’ pungkasnya.
Nurul Islam (NURIS) Islamic Boarding School, Dusun Guwo, Desa Jabontegal, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto diasuh oleh Dr. KH. Ahmad Siddiq, S.E.,M.M. NURIS didirikan pada 2010 tepatnya 25 Februari. Saat itu memulai kiprah perjuangan dakwah di dunia Pendidikan Agama dengan merintis 3 lembaga pendidikan. Yaitu Madrasah Diniyah (Madin) Nurul Islam, Madrasah Aliyah (MA) Nurul Islam dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) Nurul Islam. Seiring dengan berjalannya waktu, memasuki usia ke-13, yayasan ini telah memiliki 10 lembaga dan telah mengasuh sebanyak lebih dari 6000 santri. (bas/ron)
Editor : Fendy Hermansyah