Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Kelurahan Pulorejo, Angkat Kebun Kelor Jadi Kaya Manfaat dan Sarana Edukasi

Fendy Hermansyah • Selasa, 8 November 2022 | 14:57 WIB
INOVASI: Salah satu inovasi olahan daun kelor menjadi bahan pembuatan kue tart di kelurahan Pulorejo, Kota Mojokerto.
INOVASI: Salah satu inovasi olahan daun kelor menjadi bahan pembuatan kue tart di kelurahan Pulorejo, Kota Mojokerto.
SEMENTARA itu, kandungan pada daun kelor memiliki kaya manfaat bagi kesehatan. Karena itu, olahan makanan kelor produksi Kelurahan Pulorejo, Kecamatan Prajurit Kulon ini juga dijadikan sebagai salah satu makanan penunjang untuk percepatan penanganan stunting.

Seksi Pengelola Pasca Panen KWT Putri Kencana Sri Andijati menjelaskan, daun kelor memiliki kandungan gizi yang cukup lengkap. Selain mengandung protein nabati yang tinggi, kelor juga kaya serat dan berbagai vitamin yang baik bagi kesehatan. ”Jadi, kelor banyak manfaatanya dan bisa dikonsumsi mulai anak-anak, remaja, sampai dewasa,” sambungnya.

Photo
Photo
Teh kelor

Di samping itu, olahan kelor juga bisa menjadi makanan alternatif untuk pemenuhan gizi bagi anak yang tidak menyukai sayur. Yakni dengan cukup menambahkan bubuk kelor ke dalam makanan olahan favorit anak-anak.

Baik untuk tambahan ke dalam makanan sehari-hari, maupun untuk makanan yang biasa dicemil. ”Dengan begitu, kelor bisa membantu anak agar tidak sampai kekurangan gizi,” tandas guru tata boga SMKN 2 Mojokerto ini.

Photo
Photo
kue kering kelor

KWT Putri Kencana juga memproduksi olahan makanan dan minuman kekinian yang diminati kalangan remaja. Antara lain sudel koplor (susu kedelai kopi kelor), browlor (brownis kelor), serta vairan mi ayam dan bakso kelor.

Produk-produk olahan kelor dari Kelurahan Pulorejo itu kini sudah dijual di tiga toko. Bahkan, pemasaran melalui media sosial (medos) kini sudah mampu menembus berbagai kota seperti Surabaya, Blitar, Bondowoso, Jakarta, hingga Denpasar. ”Kami memasarkannya masih seputar Jawa dan Bali,” beber Sri.

Photo
Photo
Brownies kelor

Tak sekadar produksi, kebun kelor di Kelurahan Pulorejo juga dijadikan sebagai sarana edukasi. Rutin setiap pekan, anggota KWT Putri Kencana mengenalkan sekaligus mengajarkan tentang penanaman tanaman kelor kepada siswa jenjang SD/MI.

Photo
Photo
Mie ayam kelor

Tak jarang Kelurahan Pulorejo juga menjadi jujukan dari mahasiswa untuk kelompok kerja nyata (KKN) dari berbagai universitas. ”Sejak dini anak-anak kami latih untuk menanam dan mengenalkan manfaat dari kelor. Termasuk memberi pelatihan tentang pengolahannya,” pungkas dia. (ram/ron)
Editor : Fendy Hermansyah
#pemkot #inovasi kelor #kelurahan awards #Kota Mojokerto #kelurahan pulorejo #event JPRM #kebun kelor #olahan kelor