Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Bekuk PSID Jombang 3-1

Fendy Hermansyah • Jumat, 19 November 2021 | 15:20 WIB
bekuk-psid-jombang-3-1
bekuk-psid-jombang-3-1

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Misi merebut tiga poin di laga babak penyisihan grup A Liga 3 regional Jatim akhirnya bisa digapai skuad Persem Mojokerto. Kemarin, Laskar Damarwulan sukses menjungkalkan tim tetangga PSID Jombang dengan skor menjanjikan, 3-1 di Stadion Brawijaya Kediri. Dengan hasil tersebut, Ferryansyah dkk mampu pulang dengan membawa senyum meski gagal melaju ke fase 32 besar.


Persem sejatinya tertinggal lebih dulu dari tim lawan lewat kaki Muhammad Iqbal Fahrozzi di menit 45. Baru selang lima menit kemudian, Persem mampu menyeimbangkan kedudukan lewat sontekan tajam mematikan sang kapten. Tak berselang lama, tepatnya di menit 58, Persem mampu mengungguli Laskar Kebo Kicak lewat striker mudanya, Marco Bayu Aji. Bahkan, skuad Badai Biru kembali memperbesar jarak keunggulannya menjadi 3-1 lewat Akbar Arinovan di menit 82. Hingga 90 menit laga berjalan, pertandingan yang dipimpin wasit Muhammad Luthfi Hardianto asal Ponorogo tak berubah untuk keunggulan Persem.


’’Kemenangan ini adalah bentuk komitmen dan perjalanan revolusi Persem. Semoga bisa konsisten dan berlanjut di musim depan,’’ tegas manajer Persem, Artyan Yunianto kemarin. Diakuinya, permainan anak asuh Agus Sutyono terlambat in dalam menghadapi babak penyisihan. Selain karena proses pembentukannya yang sangat singkat, komposisi pemain yang tersedia juga minim jam terbang. Mengingat sebagian besar pemainnya berusia dibawah 19 hingga 20 tahun.


Artinya, secara kualitas skill dan mental, belum teruji. Sehingga dianggap wajar jika Persem tidak bisa melaju ke babak 32 besar. ’’Setidaknya kami terhindar dari posisi dasar klasemen. Karena semua tim persiapannya minimal 6 bulan, sedangkan kami hanya 28 hari. Dari itu saja, sudah bisa dilihat ketimpangan kualitasnya,’’ tandas pria yang akrab disapa Yanto Pic itu. Pihaknya juga tak terlalu kecewa dengan hasil yang sudah diraih selama babak penyisihan. Bahkan, jika masih dipercaya musim depan, bukan tidak mungkin kualitas tim yang ada saat ini menjadi lebih kuat.


Asal tetap dengan perencanaan dan persiapan tim yang matang dan ideal. Sehingga tim yang diturunkan lebih menjanjikan ketimbang musim ini. ’’Yang jelas kami bersama segenap manajemen sudah bekerja semaksimal mungkin dengan keterbatasan waktu. Jika diizinkan, ke depan proses persiapannya bisa lebih panjang, minimal 3 sampai 4 bulan. Hal itu bisa membuat komposisi tim lebih matang dan solid,’’ tegasnya.


Dengan hasil kemarin, Persem nangkring di posisi 4 klasemen akhir grup A dengan 4 poin yang diraih. Sebelumnya, Persem sempat mengalami dua kali kekalahan saat lawan Persekam Metro FC dengan skor 0-1, dan lawan Persedikab Kediri 1-6. Satu poin lain didapat Laskar Damarwulan saat melawan PSBI Blitar dengan skor imbang 1-1. (far/fen)

Editor : Fendy Hermansyah