Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Abadikan Momen Lucu Buah Hati

Imron Arlado • Sabtu, 7 November 2020 | 17:30 WIB
abadikan-momen-lucu-buah-hati
abadikan-momen-lucu-buah-hati

Di era digital, membawa banyak tren dan kebutuhan berbeda. Salah satunya newborn photography. Sebuah foto untuk anak baru lahir. Tren ini kian diminati kalangan orang tua yang tak ingin kehilangan momen lucu di buah hati.


 


Seperti diakui Debby Faradilla, 26. Ibu muda ini memilih menggunakan jasa fotografer untuk mengabadikan masa kecil anak kesayangannya, Arjuna Manggala Wangsa Rinaldhy. ’’Soalnya momen yang tidak bisa diambil dua kali. Momen yang paling penting. Kadang 4 bulan, wajahnya juga sudah berubah,’’ tutur wanita asal Gedeg itu.


Menurut dia, pemotretan untuk bayi sebenarnya sudah ada sejak lama. Namun, sekedar foto biasa. Seiring berjalannya waktu, kini muncul tren baru. Yakni newborn photography. Berbeda dengan baby photography.


Sesuai namanya, bayi yang menjadi objek foto benar-benar masih baru lahir. Bentuk bayi yang mungil juga style-nya yang out of the box, kian banyak diminati orang tua. Teknik fotonya pun tidak sembarangan. Ditambah dengan kostum dan properti pendukung yang menambah nilai foto semakin terlihat unik dan natural.


’’Yang paling bagus usia lima hari. Gampang tatanannya. Terus lekuk badannya masih lentur banget. Belum bisa gerak terlalu banyak jadi natanya lebih enak. Terus masih banyak tidur, jadi fotografer ngaturnya masih enak,’’ jelasnya.


Pemotretan bayi yang masih berusia beberapa hari itu, juga memunculkan kecemasan tersendiri bagi Debby. Namun, tak perlu khawatir. Menurut dia, jika fotografer newborn photography sudah memiliki skill yang cukup. Bagaimana ia memperlakukan bayi yang masih sangat rentan, tetapi mampu mendapatkan hasil jepretan yang lucu dan menggemaskan.


Namun, tidak dapat dimungkiri jika segala aktivitas yang berhubungan dengan bayi tidaklah mudah. Termasuk pemotretan bayi. ’’Kalau ada posisi yang nggak pas gitu dia kadang nangis. Tapi dia nggak terlalu memaksakan. Kalau dia nangis itu kita harus nunggu dia tenang dulu. Kita kasih ASI dulu. Terus nanti baru lanjut lagi gitu. Jadi kita nggak full pemotretan gitu. Jadi ya agak lama memang pemotretannya,’’ imbuh dia.


Dari sekian banyak model kostum bayi yang lucu dan unik, Debby memilih style yang simpel. Menurutnya, gaya pakaian  sederhana dan properti yang tidak terlalu banyak, akan membuat hasil foto yang lebih estetik. ’’Yang saya sukai itu cuma pakai karpet gitu aja. Terus dia terbungkus kain. Jadi kita fokus ke anak sama lekuk badannya. Bukan di aksesorisnya . Jadi kelihatan lebih natural,’’ ujarnya.



Lalu bagaimana dengan budget? Debby megungkapkan, rata-rata penyedia jasa fotografi menawarkan harga yang sama. Dengan pilihan paket bervariasi sesuai harapan orang tua. ’’Biasanya yang membedakan itu berapa jumlah kostum sama berapa lama pemotretannya. Semakin banyak frame, semakin mahal. Waktunya lebih banyak, terus buat ngatur gaya bayinya juga otomatis lebih banyak,’’ jelas pegawai BKKBN Kabupaten Mojokerto ini. (rin/ron)

Editor : Imron Arlado