Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Suguhkan View Memikat, Dimanjakan Alam dan Gunung Penanggungan

Moch. Chariris • Sabtu, 4 April 2020 | 04:30 WIB
suguhkan-view-memikat-dimanjakan-alam-dan-gunung-penanggungan
suguhkan-view-memikat-dimanjakan-alam-dan-gunung-penanggungan

TRAWAS seakan tak pernah berhenti menyajikan pemandangan alamnya yang mempesona. Belakangan, yang hits adalah keindahan Air Terjun Grenjengan.


Air terjun ini ramai menjadi pembicaraan di kalangan pencinta alam. Daya tarik utamanya adalah suasana yang masih sangat alami. Belum diketahui banyak orang.


Air Terjun Grenjengan menyuguhkan view indah dengan suasana alami hutan dan hamparan persawahan. Ditambah tebing menjulang yang dihiasi bebatuan besar khas pegunungan. View yang masih alami tersebut memikat para pemburu spot foto.


Kendati memikat, pengunjung tetap dianjurkan untuk waspada. Terutama saat berkunjung di musim penghujan. Salah satu spot foto eksotis di Air Terjun Grenjengan adalah batuan besar di area lereng perbukitan dan di sepanjang aliran sungainya.


Inilah spot foto favorit yang diburu para pencinta foto alam. Karena berlatar belakang air terjun dengan ketinggian sekitar 20 meter. Penamaan Air Terjun Grenjengan sendiri menurut warga setempat, dikarenakan aliran airnya yang berundak. Serta mengeluarkan suara gemericik air yang unik.


Kawasan air terjun Grenjengan terletak di Dusun/ Desa Kesiman, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto. Letaknya cukup mudah dijangkau. Karena tidak jauh dari pasar desa dan Balai Desa Kesiman. Atau hanya berjarak sekitar 1 kilometer dari pusat Kecamatan Trawas.


Jalan menuju desa ini juga sudah relatif bagus dan mulus. Hanya jalan setapak menuju lokasi air terjun yang masih belum dikembangkan.  Sehingga, belum banyak pengunjung yang mengetahui.


Untuk menuju lokasi air terjun, dari jalan desa dibutuhkan sedikit tenaga untuk trekking ringan menyusuri jalan setapak. Melewati kebun warga serta hutan yang masih alami. Kurang lebih sekitar  40 meter. Hingga akhirnya sampailah di lokasi air terjun.


Hingga saat ini, kawasan Air Terjun Grenjengan belum di-eksplore secara luas. Para pengunjung bisa masuk kawasan air terjun tanpa perlu membayar tiket.


Menurut Helmi Affandi, kepala Desa Kesiman, pengembangan Air Terjun Grenjengan menjadi objek wisata hingga saat ini memang masih terkendala anggaran serta fasilitas jalan. Akses menuju air terjun dari jalan desa hanya dapat dengan berjalan kaki menyusuri hutan dan kebun warga melewati jalan setapak.


’’Pemandangan di sini sebenarnya sangat luar biasa dan masih alami. Dari sini, kita juga dapat melihat Gunung Penanggungan di kejauhan. Itulah salah satu alasan Pemerintah Desa Kesiman ke depan akan mengembangkan Air Terjun Grenjengan menjadi salah satu tujuan wisata favorit di Trawas,’’ tandasnya. (dwi/abi)


 



 

Editor : Moch. Chariris