SOOKO, Jawa Pos Radar Mojokerto – Bakal Calon Wakil Bupati Mojokerto (Bacawabup) Muhammad Al Barra, menegaskan, jika dirinya bukan NU karbitan yang mendadak dekat dengan organisasi Islam terbesar di nusantara ini. Namun, sejak kecil, ia sudah dilahirkan di lingkungan Nadhliyin.
Hal itu ditegaskan pria yang akrab disapa Gus Barra ini, saat menjadi salah satu pembicara di acara talk show usai pelantikan Pimpinan Cabang Fatayat NU Kabupaten Mojokerto, di gedung PC NU, Jalan RA Basuni, Sooko, Minggu (2/2). ’’Saya NU asli. Bukan KW. Lahir sejak kecil, sudah menjadi NU,’’ ungkap alumnus Al Azhar, Mesir, ini.
Di depan ratusan pengurus dan anggota Fatayat itu, Gus Barra cukup banyak membeber tentang peran perempuan di segala bidang. Bahkan, ia juga sedikit menyentil, penggunaan dana desa dan alokasi dana desa yang digelontorkan pemerintah, harus menyertakan peran pemberdayaan perempuan. ’’Untuk itu, kalau saya ditakdirkan menjadi wakil bupati, insya Allah saya amanah,’’ tambah dia.
Selain Gus Barra, talk show bertajuk Perempuan Kuat Fatayat Hebat itu, juga menghadirkan Anggia Erma Rini. Anggota DPR RI dari Komisi IX ini, menegaskan, perempuan tak bisa lepas dari politik. Siapa pun orangnya selalu bersinggungan dengan kebijakan politik.
Ia mencontohkan, makanan yang sehari-hari dikonsumsi, hingga infrastruktur pembangunan yang bisa dinikmati masyarakat, kental dengan nuansa politik. Bahkan, sudah sangat jelas telah melalui proses politik yang panjang.
’’Secara kelembagaan (Fatayat NU, harus netral). Tentu tidak mungkin (memberikan dukungan ke salah satu kandidat). Tetapi, secara individu harus dilakukan,’’ tambahnya menjawab pertanyaan audien tentang peran perempuan di dunia politik praktis.
Selain Gus Barra dan Anggia Erma Rini, pelantikan Ita Nur Syamsiah dan Rahmi Lailatul Mubarokah, masing-masing sebagai Ketua dan Sekretaris Fatayat NU Kabupaten Mojokerto periode 2019-2004 itu, juga dihadiri Ketua PC NU Abdul Adzim Alawy, Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto Ayni Zuroh, serta sejumlah anggota DPRD dari fraksi PKB. Di antaranya, Edi Ikhwanto dan Abdul Hakim.
Sebelum menjadi narasumber di talk show Fatayat NU, Gus Barra juga melakukan silaturahmi dengan Muslimat se-Kecamatan Pacet. Acara yang juga dihadiri Ikfina Kamal Pasa itu, dikemas apik di masjid PP Amanatul Ummah, Desa Kembangbelor, Pacet.
Pasangan Bacabup-Bacawabup Ikfina Fahmawati-Gus Barra (Ikbar) ini, sudah mulai rajin melakukan safari politik. Kemasannya pun berbeda-beda. Di antaranya, senam bersama emak-emak. Acara ini sudah digelar di sejumlah lokasi. Di antaranya, Jatirejo dan Puri.
Editor : Imron Arlado