Polisi Turut Salurkan Air Bersih di Wilayah Terdampak Kekeringan 

Yulianto Adi Nugroho • Dipublikasikan Minggu, 2 Agustus 2026 | 06:57 WIB
SUPLAI AIR: Polsek Ngoro menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Desa Kunjorowesi, Kecamatan Ngoro, Jumat (31/7). (dok Polsek Ngoro for JPRM)
SUPLAI AIR: Polsek Ngoro menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Desa Kunjorowesi, Kecamatan Ngoro, Jumat (31/7). (dok Polsek Ngoro for JPRM)

 

BPBD Kabupaten: 6.703 Jiwa Masih Andalkan Bantuan 

NGORO - Bantuan air bersih terus disalurkan ke tiga desa terdampak kekeringan di Kabupaten Mojokerto. Selain dari BPBD, suplai air bersih kini juga datang dari polisi.

Jumat (31/7), Polsek Ngoro menyalurkan 3 tangki air kepada warga Desa Kunjorowesi, Kecamatan Ngoro. Bantuan berjumlah 12 ribu liter air itu ditampung ke tandon dan langsung diserbu warga yang sudah mengantre menggunakan jeriken.

Kapolsek Ngoro Kompol Heru Purwandi mengatakan, bantuan ini merupakan respons atas keluhan kekurangan air bersih yang disampaikan warga kepada petugas Bhabinkamtibmas. ’’Semoga bantuan ini bisa meringankan kebutuhan sehari-hari warga,’’ ujarnya, kemarin (1/8).

Heru menyatakan, bantuan akan diberikan selama masyarakat masih membutuhkan. Rencananya, pekan depan polisi akan kembali menyalurkan 2 tangki air bersih ke desa yang mengalami krisis air akibat musim kemarau. ’’Tapi kalau bantuan dari BPBD sudah mencukupi, kami memonitor saja,’’ imbuhnya.

BPBD Kabupaten Mojokerto mencatat sebanyak 2.776 kepala keluarga (KK) atau 6.703 jiwa di tiga desa di dua kecamatan mengalami kekeringan. Rinciannya 1.499 KK atau 3.053 jiwa di Desa Kunjorowesi, Kecamatan Ngoro; 774 KK atau 2.086 jiwa di Desa Manduro Manggung Gajah, Kecamatan Ngoro; dan 503 KK atau 1.564 jiwa di Desa Duyung, Kecamatan Trawas.

Sejak Rabu (22/7) pekan lalu, BPBD menyalurkan bantuan sebanyak 7 tangki air masing-masing berkapasitas 4 ribu liter setiap hari. Alokasinya meliputi 4 tangki di Desa Kunjorowesi, 2 tangki di Desa Duyung, dan 1 tangki di Desa Manduro. Suplai air akan diberikan hingga 5 September mendatang. (adi/fen)

 

Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto
bantuan air bersih bpbd kabupaten mojokerto bencana kekeringan kekeringan mojokerto