Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Pemkot Mojokerto Ajak Siswa Bijak Bermedsos

Yulianto Adi Nugroho • Kamis, 16 Juli 2026 | 09:56 WIB
LITERASI DIGITAL: Tim Diskominfo Kota Mojokerto memberi pembekalan bijak bermedia sosial kepada siswa baru peserta MPLS di SMPN 5 Kota Mojokerto, Rabu (15/7). (dok Diskominfo Kota Mojokerto for JPRM)
LITERASI DIGITAL: Tim Diskominfo Kota Mojokerto memberi pembekalan bijak bermedia sosial kepada siswa baru peserta MPLS di SMPN 5 Kota Mojokerto, Rabu (15/7). (dok Diskominfo Kota Mojokerto for JPRM)

SISWA di Kota Mojokerto diajak menggunakan media sosial (medsos) secara bijak. Literasi digital kini dinilai menjadi kebutuhan mutlak untuk menanggulangi banjir informasi di dunia maya. 

Masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) yang saat ini sedang berlangsung menjadi momentum untuk menanamkan pentingnya etika bermedia sosial. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Mojokerto turun ke sekolah guna memberi pembekalan tentang literasi digital kepada para murid baru.

’’Dunia digital menyimpan banyak peluang, namun juga tantangan. Karena itu, siswa harus mampu menggunakan media sosial secara bijak, menjaga etika, serta membangun jejak digital yang positif,’’ kata Kepala Diskominfo Kota Mojokerto Citra Mayangsari, kemarin (15/7). 

Seiring penggunaan medsos yang kian marak, literasi digital kini menjadi kebutuhan mutlak. Melalui pembekalan, siswa diajak memahami pentingnya membangun karakter positif sekaligus menjadi warga digital yang cerdas dan bertanggung jawab. Mereka diajak lebih bijak dengan menyaring setiap informasi, menjaga privasi data pribadi, menghindari ujaran kebencian, hingga menyadari dampak jejak digital yang ditinggalkan. 

’’Media sosial adalah ruang publik yang mencerminkan karakter penggunanya. Karena itu, kepada para siswa kita ajarkan bagaimana menggunakan media sosial sebagai ruang berekspresi namun tetap bijak, santun, dan bertanggung jawab serta menjadikan jejak digital sebagai bukti bahwa pelajar Kota Mojokerto adalah generasi yang cerdas, beretika, dan mampu membawa pengaruh positif,’’ tuturnya. 

Di samping menjaga privasi, siswa baru didorong menjadi agen penangkal kabar bohong atau hoaks dengan memanfaatkan layanan pencari fakta resmi yang tersedia. Apabila ragu terhadap kebenaran suatu informasi yang beredar di masyarakat, mereka diimbau untuk melakukan konfirmasi dan verifikasi melalui kanal Klinik Hoaks.

’’Melalui keterlibatan dalam MPLS Ramah, diskominfo berkomitmen mendukung lahirnya generasi muda yang berkarakter, cakap digital, dan mampu memanfaatkan teknologi secara bijak,’’ tandas Citra. (adi/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
bijak bermedsos mpls kota mojokerto Pemkot Mojokerto