Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

SMPN 2 Trawas Cetak Generasi Bercahaya lewat MPLS Ramah 

M
Penulis: Martda Vadetya❯
PEMBUKAAN: Kepala SMPN 2 Trawas Sri Winarni melepas balon dan menyematkan tanda peserta MPLS 2026 yang berlangsung hingga 17 Juli mendatang. (Martda JPRM)
PEMBUKAAN: Kepala SMPN 2 Trawas Sri Winarni melepas balon dan menyematkan tanda peserta MPLS 2026 yang berlangsung hingga 17 Juli mendatang. (Martda JPRM) 

Advertisement

​SEBANYAK 128 siswa baru kelas VII SMPN 2 Trawas menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 2026. Kegiatan edukatif yang dilaksanakan dari 13 hingga 17 Juli ini digelar dengan melibatkan kolaborasi peran guru, pengurus OSIS, hingga aparat kepolisian sebagai pemateri. Andil berbagai pihak tersebut ditujukan agar program masa orientasi sekolah berlangsung lancar, interaktif, dan optimal. 

Kepala SMPN 2 Trawas Sri Winarni menuturkan, pelaksanaan masa orientasi tahun ini mengusung tema Hari Baru, Aman dan Nyaman di Sekolah, yang merujuk pedoman besar MPLS Ramah 2026 dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). 

Format kegiatan kali ini dirancang jauh berbeda dan lebih komprehensif dibanding MPLS tahun sebelumnya. Rangkaian kegiatan di antaranya diisi dengan asesmen siswa. Seperti layanan cek kesehatan gratis, asesmen literasi numerasi, hingga tes fleksibilitas fisik pada siswa. 

Advertisement

Serangkaian inovasi program ini dirancang agar peserta didik baru lebih memahami tujuan utama mereka bersekolah. ”Kami berharap anak-anak memiliki semangat belajar yang tinggi, serta senantiasa sehat secara jasmani maupun rohani,” ungkapnya. 

SEMARAK: Ratusan siswa baru SMPN 2 Trawas mengikuti upacara pembukaan MPLS 2026, Senin (13/7).
SEMARAK: Ratusan siswa baru SMPN 2 Trawas mengikuti upacara pembukaan MPLS 2026, Senin (13/7).

Ia menambahkan, para siswa turut ditekankan untuk selalu menghargai orang tua, menghormati guru dan teman, serta mencintai lingkungan sekitarnya. ​Selama menjalani MPLS dalam sepekan ini, seluruh peserta sekaligus dicetak menjadi Generasi Bercahaya sebagai wujud visi besar sekolah. ”Generasi Bercahaya ini mencakup karakter beriman, cinta alam, berketahanan pangan, dan berbudaya yang wajib tertanam pada diri setiap siswa,” tutur Winarni.

Advertisement

Lebih lanjut, karakter anak beriman dimaknai sebagai pelajar yang memiliki arah hidup, sedangkan anak cinta alam merupakan wujud pribadi yang bertanggung jawab. Penanaman karakter tersebut terus berlanjut pada poin anak berketahanan pangan yang mendidik setiap siswa agar tumbuh menjadi individu mandiri. Sementara itu, kriteria anak berbudaya menuntut seluruh peserta didik baru untuk senantiasa memiliki jati diri yang kuat di tengah masyarakat.

Keempat pilar utama ini, kata Winarni, menjadi nilai penting yang ditularkan pada siswa selama MPLS berlangsung. Keterlibatan kepolisian sebagai narasumber pencegahan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (Napza) sekaligus sebagai langkah efektif dalam proses adaptasi dan bekal bagi ratusan siswa baru untuk disiplin sejak dini. ”Semoga rangkaian kegiatan ini benar-benar mewujudkan lingkungan belajar yang nyaman, dan berhasil mencetak generasi muda yang utuh,” pungkas Winarni. (vad/ris)

 

Advertisement
Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto

Artikel Terkait

SDN Banjartanggul, Kecamatan Pungging, Bentuk Karakter Anak dengan Menerapkan 7 KAIH dan 5S

SDN Banjartanggul, Kecamatan Pungging, Bentuk Karakter Anak dengan Menerapkan 7 KAIH dan 5S

MASA Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027 di SDN Banjartanggul, Kecamatan Pungging sukses digelar. ’’Sejak tanggal 13-17 Juli 2026 sebanyak 26 siswa telah mengikuti MPLS,’’ kata Kepala Sekolah SDN

SMPN 1 Jatirejo Bentuk Karakter Siswa, Berakhlak Mulia, dan Cinta Tanah Air

SMPN 1 Jatirejo Bentuk Karakter Siswa, Berakhlak Mulia, dan Cinta Tanah Air

RATUSAN wajah baru, ratusan harapan baru. Setidaknya itulah spirit yang dibangun SMPN 1 Jatirejo dalam memulai tahun ajaran 2026/2027 melalui Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah selama lima hari, 13-17 Juli l

SMAN 1 Kutorejo Membentuk Karakter Siswa, Tanamkan Budaya Ramah, dan Berintegritas 

SMAN 1 Kutorejo Membentuk Karakter Siswa, Tanamkan Budaya Ramah, dan Berintegritas 

MASA Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bukan lagi sebagai ajang Ospek. Di SMAN 1 Kutorejo, MPLS 2026 berubah menjadi ruang tumbuh bagi siswa baru. Dengan mengusung tema Sekolah Ramah, Siswa Berkarakter dan Berintegrit

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer