Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Kreator Konten saat Nilai Dolar AS Menguat, Rupiah Melemah, Kreator FB Pro Makin Giat

Yulianto Adi Nugroho • Jumat, 12 Juni 2026 | 04:51 WIB
Hizkia Umbu, salah satu kreator konten di Mojokerto ketika proses pengambilan video di salah satu cagar budaya, beberapa waktu lalu. (dok pribadi)
Hizkia Umbu, salah satu kreator konten di Mojokerto ketika proses pengambilan video di salah satu cagar budaya, beberapa waktu lalu. (dok pribadi)
 

MELEMAHNYA nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dimanfaatkan para kreator konten untuk meningkatkan pendapatan. Mereka menggenjot jumlah konten yang diunggah di platform YouTube hingga Facebook Pro agar penghasilan dolar yang diterima semakin besar. 

Hizkia Umbu, salah satu kreator konten di Mojokerto mengatakan, para kreator digital kini semakin gencar memproduksi konten seiring menguatnya mata uang dolar AS. Pasalnya, kurs rupiah yang mencapai kisaran Rp 18 ribu per dolar otomatis bikin pendapatan yang masuk ke rekening semakin besar. ”Sekarang lebih giat,” ujarnya, kemarin (11/6). 

Menurutnya, kondisi nilai tukar menjadi faktor penting dalam dunia kreator konten. Sebab, pendapatan yang mereka terima dalam bentuk mata uang dolar AS. Di media sosial Facebook (FB), misalnya, akun yang telah termonetisasi di FB Pro bisa menghasilkan uang dari iklan reels atau video pendek, iklan video panjang (instream ads), dan stars alias donasi dari penonton. Penghasilan dari konten berupa foto, video, hingga live streaming itu bisa dicairkan per 25 dolar, 50 dolar, dan 100 dolar. 

Umbu mengungkapkan, di grup perkacapan WhatsApp yang berisi 138 kreator konten di Jawa Timur, mereka berbagi informasi mengenai perkembangan dunia perkontenan. Termasuk tingginya peluang pendapatan seiring melemahnya kondisi kurs rupiah saat ini. ”Yang kreator konten besar dengan ratusan ribu pengikut di FB Pro sekarang bisa dapat puluhan juta rupiah per bulan. Jadi nilai tukar itu sangat jadi patokan,” tuturnya. 

Memiliki pengikut 81 ribu akun, Umbu mengaku mampu meraup 100-200 dolar di FB Pro. Per hari, ia mengunggah sekitar sepuluh konten foto berisi isu terkini serta video-video kegiatan dan kejadian aktual di Mojokerto. ”Kalau saya memang baru rutin main di FB Pro sekitar tiga bulan ini, kalau teman-teman lain yang sudah terjun lebih lama bisa dapat ribuan dolar setiap bulan,” tandas ayah dua anak itu. 

Umbu yang sehari-hari bekerja sebagai videografer menjadikan konten media sosial sebagai sampingan. Jauh sebelum terjun di dunia FB Pro, dia mengisi konten YouTube (YT) sejak 2019. Kanal sejarah dan edukasi itu kini telah memiliki 313 ribu subscriber.

Kendati demikian, Umbu mengaku sudah tak rajin ngonten di YT lantaran syarat mendapatkan iklan yang semakin rumit. ”Butuh effort lebih karena kalau ingin dapat iklan banyak harus bikin video panjang, ngeditnya juga lama,” tandasnya. (adi/ris)

 

 

 

Editor : Fendy Hermansyah
#dollar naik #kreator konten #FB Pro