Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Picu Kepadatan Kendaraan, Durasi Traffic Light Disesuaikan

Rizal Amrulloh • Kamis, 11 Juni 2026 | 07:39 WIB
MENGULAR: Antrean kendaraan menuju Simpang Empat Lebaksono, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto yang menjadi jalur pengalihan arus lalu lintas imbas perbaikan Jembatan Warutunggal, kemarin (10/6). (Rizal JPRM)
MENGULAR: Antrean kendaraan menuju Simpang Empat Lebaksono, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto yang menjadi jalur pengalihan arus lalu lintas imbas perbaikan Jembatan Warutunggal, kemarin (10/6). (Rizal JPRM)

Imbas Pengalihan Arus Akibat Perbaikan Jembatan Pungging

KABUPATEN - Pemberlakuan pengalihan arus akibat perbaikan Jembatan Warutunggal, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto memicu penumpukan kendaraan di persimpangan. Untuk mengurai kepadatan, traffic light di sejumlah titik dilakukan penyesuaian dengan mempepanjang durasi.

Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) DPRKP2 Kabupaten Mojokerto Setyo Budi menyebutkan, penyesuian durasi traffic light diterapkan di dua titik yang rentan terjadi kepadatan volume kendaraan. Masing-masing di Simpang Empat Lebaksono dan Awang-Awang. ’’Sudah kami koordinasikan dengan Dishub Jatim dan sudah ada penyesuaian durasi di masing-masing traffic light,’’ tandasnya, kemarin (10/6).

Penyesuaian durasi pada traffic light dilakukan selama pemberlakuan rekayasa lalu lintas yang berlangsung hingga 28 Juni nanti. Sebab, ungkap Setyo, kedua titik persimpangan tersebut dijadikan sebagai jalur pengalihan arus yang menyebebkan terjadi peningkatan volume kendaraan dari hari biasanya. ’’Terutama saat pagi dan sore karena jam berangkat dan pulang kerja,’’ imbuhnya.

Dikatakannya, penyesuaian dilakukan dengan memperpanjang durasi pada lampu hijau. Utamanya pada jalur yang menjadi pengalihan arus baik dari arah Mojokerto, Krian, maupun Pasuruan. ’’Saat terjadi kepadatan, volume kendaraan dapat terurai dengan durasi lampu hijau yang lebih panjang,’’ ulas dia.

Seperti diketahui, penerapan pengalihan arus dilakukan seiring perbaikan pada Jembatan Warutunggal di ruas Jalan Brawijaya, Desa Tunggalpager, Kecamatan Pungging. Rehabilitasi pada lantai jalan ini menyebabkan penutupan total akses yang dilaksanakan mulai 9-28 Juni nanti.

Akibatnya di beberapa titik simpang jalan dilakukan pengalihan arus. Dari arah Mojokerto. Pengalihan arus diberlakukan mulai Simpang Empat Pekukuhan, Mojosari. Kendaraan berat diarahkan melintasi jalur lingkar selatan atau ruas Jalan A.Yani-Jalan Ir. Sutami-Jalan Raya Trawas-Jalan Raden Patah-Jalan Brawijaya.

Demikian sebaliknya, semua jenis kendaraan dari arah Pasuruan juga dialihkan melintasi ring road. Kecuali kendaraan roda dua dan mobil pribadi yang diarahkan melintas Jembatan Adisono menuju Mojosari. ’’Kami akan terus evaluasi ke depan untuk mengantisipasi kemacetan,’’ pungkasnya. (ram/fen)

 

Editor : Fendy Hermansyah
#kemacetan mojokerto #pengalihan arus #perbaikan jembatan #jembatan mojokerto