KABUPATEN - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Mojokerto memastikan proyek rekonstruksi Jalan Pekukuhan-Ngoro telah rampung dikerjakan. Jalan sepanjang 526 meter ini bakal dioperasionalkan lebih awal untuk jalur alternatif imbas rencana penutupan jalan di ruas Desa Tunggalpager, Kecamatan Pungging.
Kepala DPUPR Kabupaten Mojokerto Yuni Laili Faizah menegaskan, paket pekerjaan konstruksi dengan nilai kontrak sebesar Rp 2,9 miliar dari APBD 2026 ini dipastikan telah tuntas. Hanya saja, ruas Jalan Pekukuhan-Ngoro ini masih belum dibuka untuk semua jenis kendaraan. ’’Progresnya memang sudah 100 persen, cuma tinggal menunggu umur beton saja,’’ ulasnya, kemarin (2/6).
Yuni menyatakan, akses jalan alternatif untuk kendaraan barang ini bakal kembali dibuka lebih awal. Mengingat, jalur tersebut menjadi salah satu ruas yang akan digunakan untuk pengalihan arus akibat rencana penutupan jalan nasional di Desa Tunggalpager, Kecamatan Pungging pada 8-28 Juni nanti. ’’Secepatnya kalau umur beton sudah sesuai segera akan dibuka kembali untuk dilewati kendaraan,’’ ujarnya.
Dari pantauan Jawa Pos Radar Mojokerto, ruas Jalan Pekukuhan-Ngoro telah dibuka secara terbatas. Setelah dirampungkan, hanya kendaraan roda dua saja yang diperbolehkan melintas. Sedianya, mulai akhir pekan ini jalan cor tersebut akan dibuka untuk semua kendaraan. (ram/fen)
Editor : Fendy Hermansyah