Pemkab Salurkan Puluhan Pelampung untuk Penumpang
KEMLAGI - Aktivitas perahu tambang di Desa Betro, Kecamatan Kemlagi, terus diawasi Pemkab Mojokerto. Untuk meningkatkan keselamatan penumpang, pemda menyalurkan puluhan pelampung pada operator perahu penyeberangan Sungai Brantas.
Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Barang (LLAJ) DPRKP2 Kabupaten Mojokerto Setyo Budi menerangkan, sebanyak 40 pelampung dihibahkan pada empat operator perahu tambang. Alat keselamatan tersebut disediakan bagi para penumpang moda transportasi air jika sewaktu-waktu terjadi keadaan darurat.
”Total ada 20 jaket pelampung dan 20 ring buoy (pelampung cincin, Red) bantuan dari Dishub Jatim yang kami salurkan ke operator perahu tambang,” ujarnya, kemarin (1/5). Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan keselamatan angkutan sungai.
Sebab, meski belum pernah terjadi kecelakaan air, selama ini empat perahu tambang beroperasi tanpa alat keselamatan yang mumpuni. ”Dengan bantuan ini, kami berupaya membantu kelengkapan standar keselamatan seluruh perahu tambang tersebut,” tandasnya.
Meski ilegal, transportasi alternatif ini tetap bisa melayani warga yang hendak menyeberangi Sungai Brantas. Sampai saat ini, terdapat empat perahu dan dermaga yang aktif melayani penyeberangan Mojokerto-Jombang. Pemda tidak bisa mencegah warga mengais rejeki dengan menyediakan jasa perahu penyeberangan ini.
Sehingga pengawasan rutin dilakukan DPRKP2 lewat kagiatan monitoring berkala. Para operator perahu diwajibkan mengutamakan keselamatan penumpang, salah satunya dengan memperhatikan kondisi alam. Aktivitas perahu tambang dihentikan sementara saat arus Sungai Brantas meningkat. (vad/ris)
Editor : Fendy Hermansyah