KABUPATEN - Pemerintah Kabupaten Mojokerto mengucurkan dana bantuan belanja tak terduga (BTT) untuk warga terdampak bencana. Total anggaran yang telah disalurkan sebesar Rp 54,2 juta untuk bantuan sosial rehabilitasi rumah.
Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi (RR) BPBD Kabupaten Mojokerto Syadillah mengungkapkan, bantuan yang bersumber dari BTT disalurkan kepada warga terdampak bencana. Utamanya bagi korban yang rumahnya mengalami kerusakan berat. ’’Untuk mempercepat rehabilitasi rumah warga yang terdampak bencana, maka bantuan disalurkan melalui mekanisme BTT,’’ ungkapnya, kemarin (16/4).
Terdapat 9 penerima bantuan dari BTT dengan total kucuran anggaran sebesar Rp 54,2 juta. Di antaranya diterima oleh 5 warga terdampak bencana angin kencang di wilayah Desa Balongmasin, Tunggalpager, dan Jabontegal, Kecamatan Pungging yang dialokasikan Rp 31,7 juta.
Baca Juga: Enam Kecamatan di Kabupaten Mojokerto Masuk Zona Merah Bencana
Selain itu, bantuan BTT juga menyasar 4 warga terdampak di Desa Wringinrejo dan Desa Ngingasrembyong, Kecamatan Sooko yang dijatah Rp 23,5 juta. Masing-masing warga penerima mendapatkan jumlah bantuan bervariatif tergantung tingkat kerusakan rumah. ’’Karena bantuan BTT juga untuk kebutuhan perbaikan rumah yang rusak akibat bencana,’’ tandas Syadillah.
Di sisi lain, BPBD juga tetap mengalokasikan anggaran sekitar Rp 250 juta untuk bantuan rehabilitasi bencana. Dana yang bersumber dari APBD 2026 ini diplot untuk disalurkan kepada warga terdampak berupa bahan-bahan material bangunan. ’’Prinsip bantuannya sama-sama untuk membantu perbaikan rumah, namun penyalurannya dalam bentuk material,’’ pungkas dia. (ram/fen)
Editor : Fendy Hermansyah