BPBD Lakukan Asesmen dan Siapkan Bantuan
KABUPATEN - Sebanyak tiga desa terdampak angin kencang yang melanda wilayah utara Sungai Brantas, Kabupaten Mojokerto, Kamis (9/4). Kemarin, BPBD merampungkan proses evakuasi terhadap pohon tumbang dan menyalurkan bantuan bagi rumah warga yang rusak.
Kalaksa BPBD Kabupaten Mojokerto Rinaldi Rizal Sabirin menyatakan, angin kencang disertai hujan deras melanda wilayah utara Sungai Brantas, Kamis (9/4). Akibat cuaca ekstrem tersebut, sebanyak tiga desa yang terdampak cukup parah.
Di Kecamatan Gedeg, angin kencang menerjang Desa Ngareskidul hingga menyebabkan pohon jenis mangga berdiamater sekitar 50 sentimeter tumbang. Di wilayah ini, hempasan angin juga menyebabkan sebagian atap SDN Gembongan rontok. ’’Sudah kami laksanakan penanganan dari semalam dan dilanjut hari ini (kemarin, Red),’’ ungkap Rinaldi, Jumat (10/9).
Selan dua lokasi tersebut, angin kencang juga menyasar Desa Mojojajar, Kecamatan Kemlagi. Akibatnya, pohon jenis jaranan berukuran jumbo roboh serta menimpa rumah milik Hance, warga Dusun Tugurejo RT 05/RW 03.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, ambruknya pohon dengan diameter kurang lebih 60 sentimeter ini menyebabkan kerusakan pada bagian atap dapur. ’’Untuk penanganan awal kami memberikan bantuan darurat berupa terpal kepada rumah warga yang terdampak,’’ tandasnya.
Selanjutnya, BPBD Kabupatan Mojokerto melakukan asesmen secara menyeluruh terhadap dampak dari bencana angin kencang. Pihaknya juga menyiapkan bantuan berupa bahan material untuk membantu perbaikan bagi rumah warga yang mengalami kerusakan berat. (ram/fen)
Editor : Fendy Hermansyah