KOTA – Momen libur panjang Tahun Baru Imlek 2026 dimanfaatkan sebagian warga Mojokerto untuk berlibur dan pulang kampung. Hal itu ditunjukkan dengan jumlah pengguna kereta api di Stasiun Mojokerto selama lima hari terakhir yang mencapai lebih dari 5 ribu penumpang.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono mengatakan, pihaknya mencatat lonjakan penumpang selama masa liburan Imlek dibanding hari biasa. Sejak Jumat (13/2) hingga kemarin (17/2), sedikitnya 5.325 penumpang telah memadati Stasiun Mojokerto.
Jumlah itu terdiri dari 2.471 penumpang berangkat dan 2.854 penumpang tiba. ”Dominasi arus kedatangan menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat menuju berbagai destinasi wisata sejarah dan candi yang berada di wilayah Mojokerto dan sekitarnya,” ucapnya, kemarin (17/2).
Menurutnya, lonjakan penumpang paling signifikan terjadi pada Senin (16/2). Pada hari tersebut, 866 penumpang memenuhi stasiun. Dari jumlah itu, sebanyak 316 penumpang tercatat berangkat, sedangkan 550 penumpang tiba. ”Tujuan keberangkatan berbagai kota, seperti Yogyakarta, Jakarta, hingga Bandung,” imbuh Mahendro.
Kendati diklaim mengalami peningkatan, jumlah penumpang pada momen Tahun Baru Imlek tahun ini tak lebih banyak dibanding periode yang sama di tahun sebelumnya.
Saat Hari Raya Imlek 2025, tercatat 6.659 penumpang menggunakan kereta api di Stasiun Mojokerto selama momen libur yang berlangsung 24-29 Januari. Selain libur Tahun Baru China, libur panjang kala itu juga bertepatan dengan peringatan Isra Miraj 2025. (adi/ris)
Editor : Fendy Hermansyah