Hujan Empat Jam Picu Banjir di Kemlagi
KEMLAGI - Hujan deras sejak Rabu (11/2) siang memicu banjir di Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto. Puluhan rumah, sekolah hingga lahan pertanian diterjang banjir luapan.
Banjir menyasar wilayah dua desa, meliputi Desa Pandankrajan dan Desa Mojogebang. Genangan air bertahap meningkat sejak sekitar pukul 17.45. Di Desa Pandankrajan, banjir setinggi 20 centimeter menggenangi jalan.
Sedangkan di Desa Mojogebang, sebanyak 50 rumah warga terendam banjir setinggi 15 centimeter. Termasuk gedung MI Miftahun Najah, jalan desa hingga area persawahan seluas 20 hektare diterjang banjir setinggi 20 cm.
’’Rumah warga yang terdampak ada di Dusun Dempol Lor RT 1,2,3 RW 01,’’ rinci Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto Abdul Khakim, Kamis (12/2).
Ia menerangkan, berdasarkan hasil asesmen BPBD banjir bukan dipicu karena adanya tanggul sungai yang jebol, Melainkan hujan deras yang mengguyur wilayah Mojokerto sejak empat jam sebelumnya. Akibatnya, memicu saluran air dan sungai sekitar di lokasi meluap. ’’Saking tingginya curah hujan ini saluran-saluran pengairan yang ada tidak mampu menampung air,’’ bebernya.
Meski begitu, banjir tak berlangsung lama. Sekitar pukul 23.15 genangan air telah surut total. ’’Sejak pukul 19.00 tren banjir sudah bertahap surut,’’ tandas Khakim. BPBD mengimbau agar masyarakat rutin membersihkan saluran air di lingkungan sekitar. Tujuannya, untuk meminimalisir dampak banjir luapan akibat saluran air tak mampu menampung tingginya curah hujan. (vad/fen)
Editor : Fendy Hermansyah