Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Tujuh Nyawa Melayang di Jalan Nasional Area Mojokerto

Yulianto Adi Nugroho • Minggu, 8 Februari 2026 | 07:35 WIB

 

RAWAN KECELAKAAN: Rambu peringatan jalan berlubang dan bergelombang terpasang di jalan nasional Bypass Desa Jampirogo, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, kemarin (7/2).
RAWAN KECELAKAAN: Rambu peringatan jalan berlubang dan bergelombang terpasang di jalan nasional Bypass Desa Jampirogo, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, kemarin (7/2).
Kurun Sebulan, Kondisi Jalur Rusak hingga Minim Penerangan

KABUPATEN - Ruas jalan nasional di Kabupaten Mojokerto masih menjadi ancaman bagi nyawa pengendara. Sepanjang awal tahun ini, tujuh pemotor dan pengemudi truk tewas akibat kecelakaan maut di jalan Bypass dan ruas Mojokerto-Gempol.

Berbagai insiden tragis itu terjadi sejak 8 Januari hingga Kamis (5/2) lalu. Dari tujuh korban, enam di antaranya merupakan pengendara sepeda motor. Para pemotor tewas akibat ditabrak truk oleng, menjadi korban tabrak lari, hingga menabrak truk parkir di bahu jalan.

Mayoritas dari mereka meregang nyawa setelah berhadapan dengan kendaraan besar jenis truk. Peristiwa terjadi di jalan nasional Desa Ngrowo dan Desa Bangsal/Kecamatan Bangsal dan jalan nasional Desa Kembangringgit, Kecamatan Pungging. Jalan tersebut termasuk ruas Mojokerto-Gempol.

Selain itu, insiden yang merenggut nyawa pemotor juga terjadi di jalan nasional bypass kawasan Jembatan Sungai Brantas (Mertex), Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, serta jalan nasional Desa/Kecamatan Trowulan. Di Trowulan ini pula, korban sopir truk tewas setelah truk yang dikemudikannya oleng saat melintasi jalan bergelombang.

Selain berhadapan dengan kendaraan besar, risiko kehilangan nyawa di jalan nasional Mojokerto dihadapi para pemotor akibat kondisi jalan yang kurang layak. Banyak titik jalan yang bergelombang, berlubang, dan tidak rata sehingga rawan memicu kecelakaan. ’’Jalan nasional di Mojokerto parah, beda dengan di Balongbendo (Sidoarjo) yang hampir semuanya mulus,’’ kata Bagus, salah seorang warga yang mengaku kerap terperosok jalan berlubang dan nyaris terjatuh karena ganasnya jalan Bypass, kemarin (7/2).

Ruas yang masuk kelas nasional di Mojokerto antara lain jalan bypass dari kawasan Mertex sampai Trowulan dan ruas dari simpang lima Kenanten sampai Ngoro perbatasan dengan Pasuruan. Infrastruktur jalan yang dilalui berbagai jenis kendaraan besar hingga motor ini dikelola Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) unit kerja PPK 4.2 Provinsi Jawa Timur. Wilayah kerja PPK ini meliputi Kertosono, Jombang, Mojokerto, dan Gempol.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 4.2 Jatim Siti Sekar Gondoarum mengatakan, pihaknya melakukan sejumlah upaya untuk menekan angka kecelakaan di jalan nasional. ’’Sementara yang kami lakukan adalah dengan melakukan kegiatan tutup lubang secara masif,’’ tuturnya, kemarin (7/2).

Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Mojokerto, pekerjaan tambal sulam jalan itu setidaknya berlangsung sejak awal tahun. Hanya saja, hingga kini belum semua titik kerusakan tersentuh perbaikan. Seperti tambal sulam di kawasan Mojosari yang berlangsung akhir Januari lalu. Pihak BBPJN menyebut pelaksaan tambal sulam dilakukan secara bertahap dengan prioritas titik kerusakan berat. Hanya saja, jalan yang sudah diperbaiki itu tak bertahan lama dan kembali rusak.

Selain persoalan kondisi jalan yang tak mulus, kurangnya lampu penerangan di jalan nasional juga dinilai sebagai faktor pemicu kecelakaan. Masih banyak titik yang gelap gulita saat malam hari sehingga membahayakan pengguna jalan. Hanya saja, Sekar mengatakan, urusan fasilitas penerangan jalan merupakan kewenangan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jatim. ’’Iya, (yang berwenang) BPTD,’’ tandasnya. (adi/fen)

 

Editor : Fendy Hermansyah
#Laka Lantas Mojokerto #bypass mojokerto #laka mojokerto #jalan nasional #kecelakaan mojokerto