Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

CJH Risiko Tinggi Kabupaten Mojokerto Terus Dipantau Petugas Puskesmas

Farisma Romawan • Selasa, 3 Februari 2026 | 11:00 WIB

 

EKSTRA KETAT: Petugas Puskesmas Kemlagi memeriksa kesehatan calon jemaah haji, Oktober lalu.
EKSTRA KETAT: Petugas Puskesmas Kemlagi memeriksa kesehatan calon jemaah haji, Oktober lalu.

KABUPATEN – Kesehatan ratusan calon jemaah haji (CJH) Kabupaten Mojokerto yang berisiko tinggi (risti) terus dipantau. Tidak hanya diminta menjaga kesehatan, tim medis di 27 puskesmas juga rutin memeriksa kesehatan 442 CJH. Khususnya yang memiliki penyakit penyerta kategori berat. 

Plt Kepala Kemenhaj Kabupaten Mojokerto M. Hilmi Faqih mengatakan, setidaknya ada 337 dari 442 CJH risti yang terdeteksi memiliki komorbid penyakit berat. Mulai dari sakit jantung, diabetes militus (DM), stroke, gagal ginjal, hingga gangguan mental berat. 

Selama tiga bulan ke depan, mereka mendapat perhatian khusus tim medis agar penyakitnya tetap bisa terkontrol. Sehingga selama berada di Tanah Suci mulai April nanti, tidak sampai mengganggu jemaah dalam melaksanakan ibadah rukun Islam kelima tersebut. ’’Selama masa persiapan haji akan ada pendampingan, baik berupa pengecekan rutin atau pengobatan dari petugas puskesmas,’’ ungkapnya, kemarin (2/2). 

Tidak hanya CJH yang memiliki komorbid, CJH lansia juga turut didampingi selama masa persiapan keberangkatan. Utamanya, 65 CJH yang usianya lebih dari 85 tahun. Selain diedukasi tentang menjaga kesehatan, petugas juga mengedukasi pihak keluarga yang turut mendampingi selama menjalankan ibadah di Baitullah nanti. ’’Edukasinya mulai dari olahraga rutin, istirahat cukup, dan menjaga pola makan,’’ tambahnya. 

Jumlah CJH Kabupaten Mojokerto yang dipastikan berangkat ke Tanah Suci tahun ini mencapai 1.141 orang. Rinciannya, 855 CJH kategori urut porsi dan lansia yang melunasi bipih tahap pertama pada 24 November hingga 23 Desember 2025.

Serta 286 CJH pendamping dan cadangan yang juga melunasi bipih pada tahap kedua, 2-9 Januari 2026 lalu. Capaian tersebut setara 92 persen dari total kuota haji Kabupaten Mojokerto sebanyak 1.233 kursi. Sekaligus melampaui target pelunasan Jawa Timur yang ditetapkan sebesar 85 persen. (far/ris)

 

 

 

Editor : Fendy Hermansyah
#CJH Risiko Tinggi #CJH Kabupaten Mojokerto #CJH Risti