KOTA - Puasa Ramadan masih sebulan lagi, namun tiket kereta api (KA) untuk masa angkutan Lebaran di Stasiun Mojokerto sudah mulai diburu. Para pemudik telah memesan tiket untuk perjalanan yang masih berlangsung 45 hari lagi.
Geliat perburuan tiket Lebaran itu seperti yang terlihat di aplikasi Acces by KAI, kemarin (26/1). Kursi penumpang KA Gaya Baru Malam Selatan kelas ekonomi perjalanan Stasiun Pasarsenen, Jakarta, menuju Stasiun Mojokerto pada 11 Maret atau H-10 Lebaran sudah banyak terisi. Tanggal tersebut merupakan hari pertama masa angkutan Lebaran 2026. Tiket keberangkatan pada 12 Maret (H-9 Lebaran) di rute sama juga terpantau sudah banyak dipesan.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono mengatakan, tiket masa angkutan Lebaran telah dibuka mulai awal pekan ini. ’’Sudah mulai dibuka menggunakan skema atau sistem H-45,’’ jelasnya, kemarin (26/1). Mengacu skema tersebut, artinya tiket perjalanan bisa dipesan sejak 45 hari sebelumnya.
Menurutnya, tiket KA yang dibuka mulai Senin (25/1) lalu untuk keberangkatan pada 11 Maret, kemarin (26/1) untuk keberangkatan 12 Maret, dan seterusnya. ’’Untuk besok (hari ini, 27/1) bisa melakukan pemesanan keberangkatan KA pada tanggal 13 Maret 2026,’’ tuturnya.
Mahendro menyatakan, skema pembelian tiket KA pada masa mudik dan arus balik Lebaran itu berlaku secara nasional, tak hanya di Mojokerto. Pembukaan penjualan tiket ini dilakukan secara bertahap hari per hari hingga H+10 Lebaran nanti.
Pada masa angkutan Lebaran 2025 lalu, tak kurang dari 28 ribu penumpang memadati Stasiun Mojokerto. Jumlah itu terbagi rata dengan 14 ribu orang melakukan perjalanan ke luar daerah dan 14 ribu orang tiba di Mojokerto. Selama periode lonjakan mobilitas tersebut, KAI mengoperasikan 21 KA jarah jauh di Stasiun Mojokerto yang meliputi 19 KA reguler dan 2 KA tambahan. (adi/fen)
Editor : Fendy Hermansyah