Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Area Tahura R. Soerjo Mojokerto Bakal Ditambah Pohon

Rizal Amrulloh • Sabtu, 24 Januari 2026 | 09:00 WIB

 

MASIH RAWAN: Lereng di jalur Pacet-Cangar yang tahun lalu dilanda tanah longsor bakal diperkuat dengan penanaman pohon oleh Tahura R. Soerjo.
MASIH RAWAN: Lereng di jalur Pacet-Cangar yang tahun lalu dilanda tanah longsor bakal diperkuat dengan penanaman pohon oleh Tahura R. Soerjo.
Di Lereng Jalur Pacet-Cangar yang Rawan Longsor

PACET - Sepanjang jalur Pacet-Cangar, Kabupaten Mojokerto dinilai masih berpotensi terjadi longsor. Tahun ini, sejumlah titik lereng yang curam di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) R. Soerjo ini bakal dilakukan penambahan penanaman pohon.

Plt Kepala UPT Tahura R. Soerjo Agustiningtyas mengungkapkan, sepanjang jalur alternatif Mojokerto-Batu via Cangar dikatakan masih berpotensi terjadi longsor. Sebagai langkah mitigasi, beberapa area yang terpetakan rawan bakal dilakukan penanaman pohon. ’’Kami akan tambah dengan jenis tanaman kayu-kayuan untuk lebih menguatkan lagi tanah,’’ ungkapnya, Jumat (23/1).

Penanaman difokuskan pada lereng dengan kecuraman tinggi. Selain untuk memperkuat ketahanan tanah, reboisasi juga menyasar area hutan yang terbuka sehingga rentan terjadi longsor. ’’Terutama yang dikuatkan di sepanjang jalur Pecet-Cangar yang itu dilalui oleh kendaraan,’’ tuturnya.

Dikatakannya, pohon yang akan ditanam merupakan jenis yang hidup endemik di kawasan hutan Pegunungan Welirang-Arjuno ini. Antara lain pohon eucalyptus maupun pohon ficus.

Terkait jumlah, Agustiningtyas menyebut akan menyesuaikan dengan ketersediaan yang ada di kebun pembibitan Tahura R. Soerjo. ’’Bibit-bibit ini rencananya kita gunakan untuk pemulihan ekosistem dan areal-areal yang terbuka, termasuk yang di bekas longsor,’’ tandasnya.

Sepanjang 2025, sebut dia, penanaman bibit pohon telah dilakukan di areal hutan seluas kurang lebih 145 hektare. Dan, tahun ini akan kembali dilanjutkan secara bertahap. Mengingat, berdasarkan hasil mitigasi masih terdapat sejumlah titik yang rentan longsor. Khususnya pada kawasan tebing di sepanjang jalan Pacet-Cangar. ’’Sepanjang jalur yang terindikasi curam menjadi potensi longsor, itu yang perlu diwaspadai dengan kita lakukan mitigasi untuk pemulihan ekosistem,’’ sebutnya.

Untuk keamanan, hingga saat ini jalur alternatif yang membelah kawasan hutan R. Soerjo ini juga masih dioperasikan secara terbatas. Karena akses jalan akan diututup saat terjadi cuaca ekstrem seperti hujan deras maupun angin kencang. ’’Masih tetap diberlakukan buka-tutup dengan koordinasi Polsek Pacet untuk memperhatikan kondisi itu,’’ pungkas dia. (ram/fen)

 

Editor : Fendy Hermansyah
#tahura r soerjo #bencana mojokerto #longsor mojokerto #berita mojokerto