KOTA - Antusias masyarakat untuk memanfaatkan armada bus Trans Jatim relatif tinggi. Selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) lalu, tiga koridor Trans Jatim yang melayani rute Mojokerto mengalami peningkatan jumlah penumpang hingga 120 persen.
’’Selama libur Nataru kemarin, secara keseluruhan jumlah penumpang Trans Jatim (di Mojokerto) meningkat 120 persen,’’ ujar Kasi Dalops UPT P3 LLAJ Mojokerto Dishub Jatim Akhmad Yazid, kemarin (7/1). Tren melonjaknya jumlah penumpang ini terjadi di tiga koridor khusus rute Mojokerto. Yakni, Koridor II rute Mojokerto-Surabaya, Koridor III Mojokerto-Gresik, dan Koridor VI rute Mojokerto-Sidoarjo.
Di Koridor II, jumlah penumpang melonjak hingga hampir 4.000 orang pada 24 Desember. Sementara total penumpang harian bus jurusan Terminal Kertajaya-Terminal Joyoboyo ini di kisaran 2.000 orang. Pun begitu dengan Koridor III. Jumlah penumpang angkutan umum rute Terminal Kertajaya-Terminal Bunder ini sampai kisaran 3.000 orang pada 28 Desember lalu. Berbanding terbalik dengan harian rata-rata yang ada di angka 1.500 penumpang. ’’Setiap berangkat (dari Terminal Kertajaya) bus Trans Jatim penuh terus, penumpangnya sampai berdiri,’’ bebernya.
Menurut Yazid, lonjakan jumlah penumpang Trans Jatim pada libur Nataru tak dialami bus AKAP dan AKDP. Jumlah penumpang bus umum hanya di kisaran 30 persen, baik pada masa puncak libur Nataru maupun arus balik. Pada Minggu 21 Desember 2025 lalu, tercatat sebanyak 7.732 penumpang naik dan turun bus antarkota di Terminal Kertajaya. Angka tersebut melonjak 1.723 orang dibanding hari biasa yang hanya di kisaran 6.009 penumpang.
’’Untuk bus umum peningkatan jumlah penumpangnya tidak seberapa dibanding Trans Jatim. Peningkatannya cenderung landai,’’ tandas Yazid. Praktis, hal ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat memanfaatkan transportasi umum terintegrasi besutan Pemprov Jatim. Khususnya, untuk memanfaatkan mobilitas di masa libur Nataru yang dimulai pada 20 Desember 2025 hingga 4 Januari lalu. (vad/fen)
Editor : Fendy Hermansyah