Minggu Jadi Puncak Arus Balik Libur Nataru
KABUPATEN - Momen libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) kini telah memasuki masa pengujung. Sebanyak 40.259 kendaraan diprediksi memadati ruas jalan Tol Jombang-Mojokerto (Jomo) pada masa puncak arus balik libur Nataru, kemarin (4/1).
”Puncak arus balik libur Nataru diperkirakan terjadi pada hari ini (kemarin, Red) atau H+3 libur tahun baru. Prediksi kami, ada 40.259 kendaraan yang menggunakan tol Jomo pada masa puncak arus balik ini,” ujar Kepala Departemen Operasi Astra Tol Jomo Zanuar Firmanto, kemarin (4/1).
Astra Tol Jomo mencatat, total sebanyak 731.675 kendaraan memadati jalan bebas hambatan sepanjang 40,5 km tersebut kurun 18 Desember (H-7) hingga 3 Januari 2026 (H+2) tahun baru. Diprediksi, peningkatan lalu lalang kendaraan tol masih akan terjadi pada 4 Januari (H+3) dan 5 Januari (H+4) libur tahun baru.
Dari 731.675 kendaraan yang memadati tol Jomo, lanjut Zanuar, tercatat rata-rata kendaraan harian di momen Nataru di angka 43.040. Sehingga terjadi peningkatan jumlah kendaraan sekitar 43,5 persen dibanding jumlah lalu lintas harian normal. ”Untuk lalu lintas harian normal rata-rata di angka 29.989 kendaraan,” bebernya.
Zanuar menyebut, Astra Tol bersama kepolisian telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas jika terjadi kemacetan di masa puncak arus balik libur Nataru ini. Berikut menyiagakan personel dan 12 mobile reader tambahan untuk mengantisipasi terjadinya kepadatan kendaraan di pintu gerbang tol Jomo.
”Kalau terjadi kemacetan di ruas tol Jomo, maka kami dan PJR Ditlantas Polda Jatim akan berlakukan contra flow. Kalau kemacetannya di gerbang tol, akan kami alihkan arus lalin ke gerbang tol selanjutnya maupun sebelumnya,” papar Zanuar.
Pihaknya mengimbau, agar seluruh pengguna tol selalu waspada dan mematuhi rambu lalu lintas selama berkendara di ruas tol Jomo demi keamanan dan kenyamanan seluruh pengguna jalan. (vad/ris)
Editor : Fendy Hermansyah