MOJOSARI - Masyarakat pengguna jalan mengeluhkan terkait traffic light di simpang empat Jalan Hayam Wuruk-Jalan Brawijaya yang mengalami kerusakan. Meski sudah berlangsung kurang lebih dua pekan, namun tak kunjung ada penanganan dari dinas terkait.
Muji, salah satu warga menuturkan, error-nya sistem traffic light sudah terjadi sejak dua mingguan yang lalu. Kondisi tersebut, kata dia, berdampak pada terganggunya arus lalu lintas di ruas jalan nasional. ”Kalau pagi semrawut, karena lalu lintas padat saat jam kerja dan anak-anak sekolah,” ungkapnya, kemarin (1/12).
Warga Desa Seduri, Kecamatan Mojosari, ini menyebut, kerusakan traffic light juga berisiko menyebabkan kecelakaan. Pasalnya, tidak semua lampu lalu lintas tersebut berfungsi normal. ”Karena lampunya mati, jadi rawan kecelakaan,” papar dia. Meski sudah berlangsung cukup lama, warga juga heran kenapa belum ada upaya perbaikan. Padahal, ruas jalan penghubung Mojosari-Pungging ini terbilang cukup padat kendaraan.
Sementara itu, Kabid Lalu Lintas Angkutan Jalan Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Perhubungan (DPRKP2) Setyo Budi menyatakan, pihaknya telah menerima laporan terkait rusaknya traffic light di simpang empat Panjer. Menurutnya, permasalahan pada lampu lalu lintas tersebut akan segera dilakukan perbaikan. ”Ya, sudah ditindaklanjuti dari bidang sarpras,” tandasnya. (ram/ris)
Editor : Hendra Junaedi