Siagakan Pompa Air, Fungsi Saluran Air dan Drainase Dievaluasi
KOTA – Hujan deras yang rutin terjadi belakangan rawan memicu banjir genangan di permukiman dan jalan raya di Kota Mojokerto. Dinas terkait menyatakan bakal melakukan evaluasi terhadap fungsi saluran air dan drainase, serta menyigakan seluruh pompa air.
Sejak sepekan terakhir hujan deras selalu mengguyur setiap sore sampai malam hari. Hanya dalam hitungan satu jam, sejumlah titik di wilayah kota mengalami banjir genangan. Seperti yang terjadi pada Senin (10/11), banjir menggenangi sejumlah ruas jalan protokol, kawasan Alun-Alun Wiraraja, serta rumah warga di beberapa permukiman.
Menanggapi kondisi tersebut, Kabid Sumber Daya Air Dinas PUPR Perakim Kota Mojokerto Basuki Ismail menyatakan, pihaknya langsung melakukan evaluasi dengan menginventarisasi wilayah rawan tergenang. ”Apakah termasuk cekungan, lokasi saluran lebih tinggi daripada jalan, sering tidaknya terjadi genangan,” tuturnya, kemarin.
Selain itu, dinas PUPR Perakim juga bakal mengidentifikasi penyebab banjir. Berdasarkan analisis, banjir bisa jadi akibat aliran terhambat karena sampah, sedimentasi, dan tumbuhan liar. Di sisi lain, kondisi saluran air yang mengalami kerusakan ataupun ambrol pada dindingnya juga dapat memicu luapan. ”Kami identifikasi untuk menentukan penanganan yang tepat,” tandasnya.
Basuki menegaskan, langkah antisipasi banjir juga dimaksimalkan. Mengingat, curah hujan yang masih terus tinggi seiring awal musim penghujan. Antara lain dengan memastikan kesiapan operator dan mesin pompa air di 21 titik rumah pompa. ”Kami juga menyiapkan pompa portable untuk mobile ada 7 unit sebagai pendukung dan membantu menyedot genangan,” bebernya. (adi/ris)
Editor : Hendra Junaedi