Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Jaringan Gusdurian Mojokerto Geber Aksi Nyata Peduli Lingkungan lewat Diskusi Bersama

Indah Oceananda • Jumat, 31 Oktober 2025 | 05:09 WIB

SHARING SESSION: Peserta diskusi dan narasumber bertukar pikiran dalam kegiatan yang diinisiasi Gusdurian Mojokerto bersama sejumlah aktivis dan komunitas peduli lingkungan, Selasa (28/10). 
SHARING SESSION: Peserta diskusi dan narasumber bertukar pikiran dalam kegiatan yang diinisiasi Gusdurian Mojokerto bersama sejumlah aktivis dan komunitas peduli lingkungan, Selasa (28/10). 
 

 Sampah menjadi problem serius di Mojokerto Raya dan sekitarnya. Sampah bahkan menutupi aliran sungai dan merampas wajah indah Mojokerto karena menumpuk di banyak titik strategis. Lewat diskusi bertemakan Menuju Mojokerto Bebas dari Sampah, jaringan Gusdurian Mojokerto menggandeng sejumlah aktivis lingkungan maupun komunitas sosial untuk konsen terhadap lingkungan. 

 Berlangsung di STIT Raden Wijaya, Kota Mojokerto, Selasa (28/10), kegiatan tersebut menghadirkan lima narasumber. Antara lain, Product Designer PT Ini Solusi Hijau, Lia Narawati; Kepala Wihara Tantular Sugata Wilwatikta, YM Nyanasila Thera; Fasilitator Sekolah Jagat, Imam Maliki; Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mojokerto Ikromul Yasak; serta Koordinator Wilayah Gusdurian Jawa Timur, Masruroh.

 

Photo
Photo

 Koordinator Gusdurian Mojokerto M. Kholilullah mengatakan, kegiatan diskusi ini mempunyai beragam tujuan. Antara lain, membangun kesadaran bersama tentang urgensi persoalan sampah di Mojokerto Raya yang telah menjadi problem serius dan berdampak pada lingkungan, kesehatan, serta estetika kota.

 Kemudian, lanjut dia, tentunya mengajak kolaborasi lintas pihak untuk mencari solusi nyata dan berkelanjutan dalam pengelolaan sampah. ’’Kegiatan ini juga untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan melalui kebiasaan mengurangi, memilah, dan mengelola sampah dari sumbernya. Tentunya, dalam diskusi ini, kami ingin merumuskan langkah strategis menuju gerakan Mojokerto Bebas dari Sampah yang bisa menjadi model kolaborasi lokal,’’ katanya. 

Photo
Photo

Ilul, sapaan akrabnya, menambahkan, peserta kegiatan ini berasal dari berbagai kalangan. Meliputi, aktivis lingkungan dan komunitas sosial yang berfokus pada isu lingkungan, khususnya dari STIT Raden Wijaya dan kampus sekitar Mojokerto Raya. Di samping itu, perwakilan instansi pemerintah daerah, seperti DLH (dinas lingkungan hidup), kelurahan, perangkat desa, hingga tokoh agama dan masyarakat yang berpengaruh dalam menggerakkan kesadaran warga juga diundang. 

”Harapannya, agar masyarakat umum akan lebih kepedulian terhadap isu lingkungan dan pengelolaan sampah,’’ paparnya. Dengan komposisi peserta tersebut, lanjut Ilul, kegiatan ini dinilai mampu menjadi ruang dialog dan aksi nyata bersama menuju Mojokerto yang lebih bersih dan berkelanjutan. ’’Bisa jadi kegiatan ini ke depannya akan menjadi agenda tahunan. Karena masih ada pembahasan rencana tindak lanjut dari kegiatan ini maupun agenda lainnya yang bersifat dari komunitas masing-masing maupun kolaborasi,’’ pungkas dia. (oce/ris)

 

 

 

Editor : Hendra Junaedi
#Diskusi bersama #Gelar Aksi Peduli Lingkungan #gusdurian #sampah #Gusdurian Mojokerto