Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Tekan Laka, Jalur Tengkorak di Mojokerto Bakal Dipasangi Rambu Wajib Istirahat

Martda Vadetya • Selasa, 21 Oktober 2025 | 15:15 WIB

TIKUNGAN CINTA: Pemudik mengendarai sepeda motor dari arah Cangar, Batu melintasi Tikungan Gajah Mungkur, di Jalur Pacet-Cangar, Rabu (9/4). (foto: Moch. Chariris)
TIKUNGAN CINTA: Pemudik mengendarai sepeda motor dari arah Cangar, Batu melintasi Tikungan Gajah Mungkur, di Jalur Pacet-Cangar, Rabu (9/4). (foto: Moch. Chariris)
 

 PACET - Tingginya angka kecelakaan di jalur Pacet - Cangar, Kecamatan Pacet, mendapat atensi dari Dishub Jatim. Dalam waktu dekat jalan provinsi tersebut bakal dipasangi sejumlah rambu anyar agar pengendara dari arah Batu meningkatkan kewaspadaan .

’’Nanti di sana akan dipasang rambu permanen baru. Salah satunya mungkin rambu wajib istirahat,’’ ujar Kasi Dalops UPT P3 LLAJ Mojokerto Dishub Jatim Akhmad Yazid, kemarin. Rencananya, penambahan rambu di jalur tengkorak ini akan dilakukan di masa PAK ini. Hal ini, mengingat urgensinya langkah pencegahan kecelakaan rem blong yang kerap terjadi di jalan alternatif Mojokerto - Batu tersebut.

’’Yang jelas akhir tahun ini sudah realisasi. Sebelum libur panjang natal dan tahun baru sudah dipasang,’’ ungkapnya. Yazid menguraikan, sebelumnya telah terpasang sejumlah rambu permanen di sepanjang jalur Pacet-Cangar. Akan tetapi sebagian besar telah raib dimaling oknum tak bertanggungjawab.

Menurutnya, jalan provinsi tersebut dikenal rawan kecelakaan akibat kontur jalan yang menurun dan panjang. Ditambah, para pengendara dari arah Batu yang enggan beristirahat sejenak. ’’Angkutan Mojokerto-Batu tidak ada yang rem blong karena selalu istirahat 15 menit di rest area Sendi. Dan korban rem blong mayoritas dari luar Mojokerto karena tidak menguasai medan,’’ tukas Yazid.

Langkah Pemprov Jatim ini juga disampaikan dalam rakor LLAJ bersama Forkopimda Mojokerto Rabu (15/10) lalu. Jalur tengkorak ini terakhir menelan korban jiwa pada 5 Oktober lalu. Sebuah mobil Toyota Innova Reborn nopol L 1920 FB terjun ke jurang di timur jalan provinsi tersebut.

Minibus muatan tujuh orang ini hilang kendali akibat mengalami rem blong di sekitar jalur penyelamat rest area Sendi. Mobil yang terjun ke jurang sedalam 30 meter ini mengakibatkan dua penumpang tewas seketika sementara lima orang lainnya terluka. (vad/fen)

 

 

Editor : Hendra Junaedi
#dishub jatim mojokerto #rem blong #jalur pacet-cangar #laka lantas #dipasang rambu #rawan kecelakaan lalu lintas