Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Ibu Tiga Anak Hendak Terjun ke Rolak Songo Mojokerto

Martda Vadetya • Jumat, 4 Juli 2025 | 15:25 WIB

Rolak

TAK PATUT DITIRU: Seorang warga diamankan petugas kepolisian saat berusaha melompat ke Sungai Brantas di kawasan Dam Rolak Songo, Kamis (3/7) sore.
TAK PATUT DITIRU: Seorang warga diamankan petugas kepolisian saat berusaha melompat ke Sungai Brantas di kawasan Dam Rolak Songo, Kamis (3/7) sore.

Dicegah Anggota Polisi, Diduga Alami Depresi

MOJOANYAR - Belum tuntas pencarian Sie Yusafat Romadhona, 21, pria asal Desa Karangpuri, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo yang menceburkan diri ke Sungai Brantas, warga di sekitar Dam Rolak Songo kembali digegerkan aksi serupa, Kamis (3/7) sore.

Beruntung, aksi nekat yang tak patut ditiru ini digagalkan kepolisian yang siaga di lokasi. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 15.30 ini dilakukan AT, 28, perempuan asal Kelurahan Gedongan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. Mulanya, AT mendatangi salah satu warung kopi di sekitar lokasi.

Ia lantas menitipkan tas warna merah ke salah seorang polisi. Tanpa banyak omong AT kemudian berjalan ke arah tepi sungai. ’’Waktu menitip tas sampai jalan menyebrang itu nggak bilang apa-apa, pandangannya juga kosong,’’ ujar Kanit Turjawali Sat Samapta Polres Mojokerto Aipda Aric Hidayat, di lokasi.

Merasa ada yang tak beres pada pelaku, sontak Aric membuntuti AT hingga ke area plengsengan sisi selatan sungai. Benar saja, satu kaki AT langsung memijak naik pagar pembatas. Menandakan pelaku akan loncat ke sungai yang debit airnya sedang tinggi. ’’Setelah lihat itu, langsung kita amankan yang bersangkutan dari belakang,’’ terangnya.

Aksi percobaan bunuh diri ini pun memancing perhatian warga yang sudah lebih dahulu memadati lokasi. Saat diamankan, Aprilina sempat beberapa kali pingsan. ’’Kita bopong ke warung sebentar sampai kondisinya pulih,’’ kata Aric.

Di hadapan petugas, AT mengaku sedang depresi. Itu karena faktor ekonomi yang sedang melanda rumah tangganya. ’’Suaminya tidak bekerja, anaknya tiga,’’ bebernya.

AT kemudian diamankan petugas ke Polsek Mojoanyar untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sejumlah petugas kepolisian disiagakan di kawasan Dam Rolak Songo untuk mengantisipasi kembali terjadinya hal serupa. ’’Kondisinya sudah bisa diajak bicara. Mungkin nanti diantar pulang atau seperti apa,’’ tukas Aric.

Sehari sebelumnya, Sie Yusafat Romadhona, 21, nekat menceburkan diri ke Sungai Brantas dari Dam Rolak Songo, Rabu (2/7) sore. Sebelum terjun ke sungai, korban sempat menitipkan motornya ke salah seorang supeltas di lokasi. (vad/fen)

Editor : Hendra Junaedi
#rolak songo #depresi #aksi nekat #sungai brantas #lompat ke sungai #aksi bunuh diri