Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

PT SGN PG Gempolkrep Geber Program Irigasi Manis

Khudori Aliandu • Rabu, 25 Juni 2025 | 15:35 WIB
OPTIMISTIS: PT SGN PG Gempolkrep menyalurkan bantuan pompa kepada petani tebu sebagai Program Irigasi Manis untuk tingkatkan produktivitas dan mendukung swasembada gula Nasional.
OPTIMISTIS: PT SGN PG Gempolkrep menyalurkan bantuan pompa kepada petani tebu sebagai Program Irigasi Manis untuk tingkatkan produktivitas dan mendukung swasembada gula Nasional.

Tingkatkan Produktivitas dan Mendukung Swasembada Gula Nasional

PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) PG Gempolkrep berkomitmen menguatkan petani tebu rakyat untuk mewujudkan percepatan swasembada gula Nasional. Salah satunya melalui bantuan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) berupa Program Irigasi Manis.

General Manager PT SGN PG Gempolkrep Edy Purnomo mengatakan, PT SGN PG Gempolkrep mempunyai peranan penting dalam keberhasilan swasembada gula konsumsi pada 2028. Hal itu seiring dengan terbitnya PP Nomor 40 Tahun 2023 tentang percepatan Swasembada Gula Nasional dan Penyediaan Bioetanol sebagai bahan bakar Nabati (biofuel). ’’Sebagai wujud komitmen, PT SGN PG Gempolkrep mempunyai Program Irigasi Manis untuk mendukung peningkatan produktivitas tebu rakyat,’’ ungkapnya.

Photo
Photo

Program pengairan ini diimplementasikan melalui Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai bentuk rasa tanggung jawab sosial dan lingkungan dari perusahaan, baik kepada lingkungan sekitar atau kepada petani tebu rakyat. Lebih lagi, sebagian besar kepemilikan lahan tebu di Indonesia didominasi oleh Tebu Rakyat (TR) sebesar 70 persen. Sehingga hemat Edy Purnomo perlu pembuatan sumur pompa electric submersible bagi lahan petani tebu rakyat. ’’Melalui Program Irigasi Manis ini kami ingin memastikan ketersediaan air bagi lahan pertanian secara berkelanjutan. Termasuk, meningkatkan produktivitas tebu rakyat binaan PT. SGN PG Gempolkrep sebesar 20 ton per hektarenya,’’ jelasnya.

Tak sekadar itu, melalui pengairan ini bisa mengurangi risiko gagal panen akibat kekurangan ketersediaan air. Lebih jauh juga untuk meningkatkan hubungan kemitraan yang harmonis antara pabrik gula dengan petani tebu binaan. ’’Program Irigasi Manis itu juga wujud komitmen kami menguatkan petani tebu rakyat untuk mendukung percepatan program swasembada gula Nasional,’’ urai Edy Purnomo.

Photo
Photo

Sesuai data, program ini sudah menyasar lima petani. Meliputi Sadi warga Desa Ngingasrembyong, Kecamatan Sooko, Subekti, warga Desa/Kecamatan Trowulan, Dasan warga Desa Kebonagung, Kecamatan Puri, dan Sirwan warga Desa Canggu, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, serta Intan Apriantari, warga Desa Wuluh, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang. ’’Per satu unit pembuatan sumur pompa bantuannya sebesar Rp 15 juta. Itu berupa pembelian pompa electric submersible, biaya pengeboran, biaya pembelian pipa, rumah pompa serta biaya pemasangan jaringan listrik,’’ paparnya.

Dengan adanya program bantuan irigasi manis ini, PT SGN PG Gempolkrep yakin produktivitas petani tebu rakyat (TR) akan meningkat. Sehingga memberikan dampak positif bagi kesejahteraan petani. Di sisi lain akan menambah gula milik PT SGN khususnya Pabrik Gula Gempolkrep. ’’Termasuk dapat membangun hubungan kemitraan yang semakin harmonis antar pabrik gula dengan petani untuk bersama-sama mensukseskan program swasembada gula Nasional yang dicanagkan oleh Pemerintah Pusat,’’ pungkas Edy Purnomo. (ori/fen)

Editor : Hendra Junaedi
#program irigasi air #TJSL #PT Sinergi Gula Nusantara #PG Gempolkrep #petani tebu