Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Pemkab Mojokerto Beri Bantuan Warga Terdampak Banjir

Khudori Aliandu • Rabu, 11 Juni 2025 | 15:45 WIB
PENANGANAN DARURAT: Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mojokerto Yo’ie Afrida Soesetyo Djati menyerahkan paket sembako kepada warga terdampak secara simbolis di empat desa Kecamatan Dawarblandong.
PENANGANAN DARURAT: Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mojokerto Yo’ie Afrida Soesetyo Djati menyerahkan paket sembako kepada warga terdampak secara simbolis di empat desa Kecamatan Dawarblandong.

KABUPATEN - Pemkab Mojokerto kucurkan bantuan paket sembako kepada ratusan warga terdampak bencana banjir akibat luapan kali Lamong, kemarin. Gerak cepat pemerintah daerah sebagai penanganan darurat ini menyasar warga di empat desa. 

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mojokerto Yo’ie Afrida Soesetyo Djati mengatakan, penanganan bencana banjir di wilayah Dawarblandong terus dilakukan pemda. Tak sekadar terkait solusi jangka panjang, penanganan kedaruratan terhadap warga terdampak juga langsung dilakukan. ’’Hari ini (kemarin) kami salurkan paket sembako dan family kit. Semoga sedikit bantuan ini bisa meringankan dan membantu warga yang terdampak bencana banjir,’’ ungkapnya. 

Sesuai petunjuk pimpinan, pemda harus memastikan kebutuhan para korban bencana banjir akibat luapan kali Lamong di sejumlah desa di Kecamatan Dawarblandong tersebut. Tidak sekadar keperluan dapur, melainkan juga memastikan layanan kesehatan untuk warga juga harus terpenuhi, yakni dengan melibatkan puskesmas setempat. ’’Sesuai data ada 280 rumah warga yang terdampak, jadi ada ratusan paket sembako dan family kit (perlengkapan mandi, popok, dan selimut) yang kita salurkan, itu tersebar di delapan dusun dari empat desa,’’ paparnya. 

Paling banyak terdampak ada di Desa Talunblandong berjumlah 121 keluarga, disusul Desa Puloejo 80 keluarga, Desa Banyulegi 62 rumah, dan Desa Sumberwuluh 17 rumah. ’’Sebagai penanganan lebih lanjut besok (hari ini), akan kita lakukan rapat koordinasi dengan berbagai pihak yang memiliki kewenangan. Baik untuk langkah jangka pendek ataupun jangka panjangnya,’’ jelasnya. 

Yo’ie menegaskan, penanganan juga melibatkan masyarakat, baik sebelum, saat, hingga pascabencana. Upaya itu sebagai langkah antisipasi kerugian besar yang diakibatkan banjir tersebut, seiring dibentuknya desa tangguh bencana (destana). (ori/fen)

Editor : Hendra Junaedi
#bpbd kabupaten mojokerto #Pemkab Mojokerto #bantuan #paket sembako #Kali Lamong meluap