Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Rehabilitasi Terminal Mojosari Mojokerto Belum Tuntas, Begini Kata DPRKP2 Kabupaten Mojokerto

Martda Vadetya • Sabtu, 31 Mei 2025 | 15:20 WIB
DILENGKAPI BERTAHAP: Proyek rehabilitasi Terminal Mojosari bakal dilanjutkan Pemprov Jatim hingga beberapa waktu ke depan.
DILENGKAPI BERTAHAP: Proyek rehabilitasi Terminal Mojosari bakal dilanjutkan Pemprov Jatim hingga beberapa waktu ke depan.

DPRKP2: Tak Ada Fasilitas Keamanan Calon Penumpang

KABUPATEN - Meski bus Trans Jatim koridor VI telah di-launching, pelengkapan sarana dan prasarana pendukung operasional angkutan rute Mojokerto-Sidoarjo ini dilakukan bertahap. Proyek rehabilitasi Terminal Mojosari dan pembangunan halte akan dilanjutkan seiring tahapan kucuran dana dari Pemprov Jatim.

Hal ini tak lepas dari status salah satu Terminal Tipe B ini yang tak lain merupakan aset provinsi. Berikut, koridor VI yang menjadi bagian proyek transportasi umum terintegrasi besutan Dishub Jatim.

Sejauh ini, rehabilitasi Terminal Mojosari belum tuntas sepenuhnya, baik gapura yang rencananya akan direnovasi dengan gaya khas Majapahit. Juga, marka bus dan pejalan kaki di area terminal belum disentuh perbaikan. ’’Memang perlu adanya marka khusus pejalan kaki sebagai fasilitas keamanan calon penumpang dan yang turun di area terminal,’’ sebut Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Perhubungan (DPRKP2) Kabupaten Mojokerto Rachmat Suharyono.

Pun begitu dengan pembangunan shelter bus. Sebanyak 62 titik halte yang tersebar dari Mojokerto-Sidoarjo maupun arah sebaliknya belum selesai digarap. Hanya beberapa titik berupa shelter, selebihnya dipasangi rambu pemberhentian bus.

Rachmat menyebut, seluruh kelanjutan proyek ini masih menunggu kucuran dana dari Pemprov Jatim. ’’Untuk shelter sebagian masih berupa rambu. Insya Allah semua ini, termasuk gapura, nanti dilanjutkan waktu PAK APBD Jatim. Paling cepat Juli nanti,’’ ungkapnya.

Rachmat memastikan, hal ini tidak sampai mengganggu operasional angkutan umum subsidi pemerintah itu. Calon penumpang bus rute Mojokerto-Sidoarjo justru membeludak selama masa promosi gratis periode 26 Mei-1 Juni. ’’Sejauh ini animo masyarakat untuk memanfaatkan Trans Jatim Koridor VI cukup tinggi,’’ tandas Rachmat.

Seperti diketahui, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa resmi meluncurkan Trans Jatim Koridor VI di Terminal Mojosari, Senin (26/5) lalu. Sebanyak 15 armada angkutan umum subsidi pemerintah ini melayani rute Terminal Kertajaya Mojokerto-Bangsal-Mojosari-Terminal Mojosari-Ngoro-Kejapanan hingga Terminal Porong, Sidoarjo. (vad/fen)

Editor : Hendra Junaedi
#Terminal Mojosari #RUTE BUS #Trans Jatim