Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Meneropong Hilal, Menentukan Awal Dzulhijah

Moch. Chariris • Rabu, 28 Mei 2025 | 15:50 WIB

 

Photo
Photo

MASJID Agung Darussalam (Madasa), Desa Gemekan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, kembali menjadi tempat melakukan rukyatul hilal. Kemarin (27/5) petang, rukyatul hilal yang digelar Lembaga Falakiyah PWNU Jawa Timur dan Kemenag Kabupaten Mojokerto tersebut dipusatkan di lantai empat masjid milik Pemkab Mojokerto tersebut.

 Melalui Sidang Persaksian Hilal Pusat Observasi Bulan (POB), mekanisme rukyatul hilal untuk menentukan awal Dzulhijah 1446 Hijriah ini menggunakan empat peralatan khusus. Di antaranya melalui alat ukur kiblat praktis (aulatis) dan tiga teropong.

 Meski hilal tidak tampak, namun Lembaga Falakiyah telah menentukan 1 Dzulhijah 1446 Hijriah jatuh pada Rabu (28/5) hari ini. Hal itu setelah melihat kemunculan hilal dari Kota Subang Aceh. ”1 Dzulhijah jatuh pada Rabu Kliwon, 28 Mei 2025. Memang berpotensi beda, karena elongasi bulan sudah di atas 6,4 derajat, namun tinggi hilal masih di bawah 3 derajat, kecuali dilihat dari Kota Sabang Aceh,” terang Ketua Lembaga Falakiyah PWNU Jatim Syamsul Ma’arif. (ris/fen)

 

Editor : Hendra Junaedi
#rukyatul hilal #hilal #masjid agung darussalam #sooko mojokerto #gemekan