Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

18 CJH Kabupaten Mojokerto Berangkat Kancrit 

Farisma Romawan • Senin, 19 Mei 2025 | 15:55 WIB
TERCECER: Kemenag memberangkatkan 133 CJH Kabupaten Mojokerto yang tergabung di kloter 49, Kamis (15/5). 
TERCECER: Kemenag memberangkatkan 133 CJH Kabupaten Mojokerto yang tergabung di kloter 49, Kamis (15/5). 

Kemenag Pastikan Semua Terpantau 

KABUPATEN - Kemenag terus memastikan proses ibadah 1.032 calon jemaah haji (CJH) Kabupaten Mojokerto berjalan lancar dan aman. Termasuk keberangkatan menuju Tanah Suci yang tinggal menyisakan 18 CJH. 

Belasan CJH ini harus tercecer di dua kelompok terbang (kloter) akibat penerapan kebijakan syarikah oleh pemerintah Arab Saudi. Masing-masing terbagi menjadi 16 CJH yang tergabung di kloter 85 dan dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada 25 Mei nanti, serta 2 CJH yang masuk di kloter 87 dan dijadwalkan bertolak ke Makkah pada 27 Mei. 

’’Mungkin jumlahnya hanya belasan orang. Tetap akan kami kawal keberangkatannya berdasarkan pembagian kloter setelah penerapan kebijakan syarikah,’’ ujar Kepala Kemenag Kabupaten Mojokerto, Muttakin, kemarin. Meski terpisah, Muttakin memastikan proses ibadah seluruh rombongan haji tetap terpantau. Bahkan dengan kebijakan syarikah, pemantauan CJH diklaim lebih mudah, yakni cukup mengecek dan berkoordinasi dengan 8 perusahaan layanan haji yang ditunjuk pemerintah Arab Saudi. 

’’Justru lebih mudah karena penyedia layanan haji yang ditunjuk bertanggung jawab penuh atas kondisi jemaah. Setiap CJH sudah ada kode perusahaan syarikahnya,’’ tandasnya. Selain itu, Muttakin juga menginstruksikan kepada 13 petugas haji yang sudah bertolak lebih dulu, yakni dengan berkoordinasi antarpetugas dan tim pemandu haji setiap daerah (TPHD), termasuk dengan petugas kesehatan yang mengawal di masing-masing kloter. 

’’Kami ada 7 TPHD dan 6 petugas haji. Nantinya mereka akan saling berkoordinasi antarpetugas, khususnya dengan daerah yang ditunjuk sebagai induk rombongan,’’ pungkasnya. Seperti diketahui, 1.032 CJH tercecer menjadi 8 kelompok terbang (kloter) dari total 97 kloter embarkasi Surabaya (SUB) akibat penerapan kebijakan syarikah. Data yang diterima, 1.014 CJH telah berangkat dan terpisah di 6 kloter. 2 CJH tergabung di kloter 3 yang telah berangkat pada 1 Mei. 

Lalu 750 CJH yang tergabung di kloter utuh 12 dan 13 telah berangkat pada 5 Mei. 31 CJH yang tergabung di kloter 36 juga sudah bertolak, Minggu (11/5). Dan 98 CJH yang tergabung di kloter 47 berangkat pada Rabu (14/5). Serta, 133 CJH yang tergabung di kloter 49 yang baru saja berangkat, Kamis (15/5). (far/fen)

Editor : Hendra Junaedi
#kemenag kabupaten mojokerto #kabupaten mojokerto #calon jemaah haji (CJH) #keberangkatan