Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

DPR Dukung Pembongkaran Median Jalan Depan SPN Polda Jatim di Bangsal Mojokerto

Martda Vadetya • Selasa, 6 Mei 2025 | 16:20 WIB
PICU LAKA: Beton pemisah jalan depan SPN Polda Jatim, Jalan Raya Desa Puloniti, Kecamatan Bangsal, mulai dibongkar, Senin (5/5).
PICU LAKA: Beton pemisah jalan depan SPN Polda Jatim, Jalan Raya Desa Puloniti, Kecamatan Bangsal, mulai dibongkar, Senin (5/5).

BANGSAL - Median jalan depan SPN Polda Jatim, Jalan Raya Desa Puloniti, Kecamatan Bangsal akhirnya dibongkar, Senin (5/5). Pembongkaran beton pemisah jalan nasional ini bahkan mendapat atensi langsung dari anggota DPR RI.

Peninjauan hari pertama pembongkaran median jalan ini dihadiri anggota Komisi V DPR RI Reni Astuti, anggota Komisi XII DPR RI Meitri Citra Wardani, DPRD Kabupaten Mojokerto berikut, DPRKP2 Kabupaten Mojokerto, BBPJN Jatim-Bali, serta kepolisian. Hal ini tak lepas dari keberadaan beton sepanjang 400 meter tersebut yang dinilai berulang kali memicu kecelakaan.

’’Kami dari Komisi V DPR RI yang bermitra dengan Kementerian PUPR menindaklanjuti laporan warga atas seringnya kecelakaan yang terjadi akibat median jalan ini. Kami datang untuk melihat secara langsung kondisi dan pembongkarannya seperti apa,’’ ungkap Reni Astuti, anggota Komisi V (infrastruktur dan perhubungan) DPR RI ini.

Menurut anggota DPR RI dari Fraksi PKS ini, pembongkaran dilakukan sesuai hasil rakor bersama di Pemkab Mojokerto pada Jumat (2/5) lalu. Reni memastikan, DPR RI akan terus berkoordinasi dengan BPTD Kelas II Jatim dan BBPJN Jatim-Bali untuk menuntaskan akar polemik keberadaan pembatas jalan ini. ’’Jadi jangan sampai menyelesaikan masalah justru timbul masalah baru,’’ sebutnya.

Pihaknya mendesak agar mitigasi kecelakaan lalu lintas, baik jangka pendek maupun jangka panjang, segera dilakukan oleh instansi teknis terkait. Utamanya soal rencana pelebaran jalan di depan sekolah polisi itu. ’’Untuk pelebaran jalan, akan kami kaji kembali karena menyangkut anggaran. Kalau memang prioritas dan anggaran memungkinkan, ya tidak apa-apa,’’ tutur Reni.

Informasi yang dihimpun, median jalan dibangun pada September 2022. Total terjadi 23 kecelakaan yang bersinggungan dengan median jalan depan SPN Polda Jatim. Kerugian materi mencapai Rp 84 juta dengan total korban jiwa tiga orang dan luka ringan sembilan orang.

Anggota Komisi XII DPR RI Meitri Citra Wardani menambahkan, kejadian kecelakaan di depan SPN Polda Jatim agar diselesaikan dengan solusi konkret. ’’Apalagi pembangunan median ini adalah permintaan kepala SPN yang sebelumnya. Jadi alangkah baiknya dibongkar, mungkin ditambah penerangan jalan dan untuk pelebaran jalan nanti selanjutnya kami komunikasikan dengan Pemkab,’’ ucap politisi PKS ini.

Pada kesempatan yang sama, PPK 4.2 BBPJN Jatim-Bali Siti Sekar Gondoarum menjelaskan, pembongkaran median jalan dilakukan selama dua pekan. Setelah nanti tuntas, badan jalan akan kembali diaspal dan dibuat marka lurus. ’’Untuk mitigasi-mitigasinya (laka lantas), nanti akan kami koordinasikan lebih lanjut dengan stakeholder terkait,’’ sebutnya. (vad/fen)

Editor : Hendra Junaedi
#median jalan #SPN Bangsal #dibongkar #separator jalan