Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Pagi Ini CJH Diberangkatkan Gus Barra

Farisma Romawan • Senin, 5 Mei 2025 | 15:25 WIB
KOMPLET: Petugas Kemenag menata dan mengecek koper milik calon jemaah haji Kabupaten Mojokerto yang berangkat ke tanah suci mulai hari ini.
KOMPLET: Petugas Kemenag menata dan mengecek koper milik calon jemaah haji Kabupaten Mojokerto yang berangkat ke tanah suci mulai hari ini.

Dini Hari, 750 CJH Kabupaten Bertolak ke Madinah

KABUPATEN - Sebanyak 750 dari 957 calon jemaah haji (CJH) Kabupaten Mojokerto resmi diberangkatkan Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa bersama Forkopimda menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya pagi ini. Mereka tergabung di dua kelompok terbang (kloter) penuh yang masing-masing diisi 376 CJH, yakni kloter 12 dan 13 embarkasi Surabaya (SUB). Setelah transit di asrama haji, ratusan CJH akan langsung diterbangkan menuju Madinah besok dini hari.

’’Transit ke asrama haji dulu untuk pemeriksaan sebelum terbang dari Bandara Juanda menuju Madinah,’’ ungkap Kepala Kemenag Kabupaten Mojokerto, Muttakin kemarin. Namun sebelum bisa terbang, kesehatan ratusan akan diperiksa lebih dahulu oleh petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP). Pemeriksaan ini wajib dijalani untuk memastikan kondisi mereka fit dan layak. Khususnya bagi CJH lansia dan risiko tinggi (risti) yang membutuhkan persiapan fisik yang ekstra.

Sebab, penerbangan ke Madinah membutuhkan waktu yang tak sedikit, yakni 10 jam perjalanan. Hal ini yang perlu diperhatikan seluruh CJH agar ibadah rukun Islam kelimanya berjalan aman dan lancar. ’’Nanti petugas akan memeriksa kesehatan dan dokumen yang terakhir sebelum terbang,’’ tandasnya. Sesuai jadwal, 957 CJH Kabupaten Mojokerto akan menjalankan ibadah rukun islam kelimanya selama 40 hari atau sampai tiba di tanah air yang dijadwalkan pada 15 Juni nanti.

Sebelum bertolak ke tanah suci, seluruh CJH telah melakoni serangkaian persiapan baik fisik maupun mental. Termasuk kebutuhan dan peralatan ibadah selama di tanah suci yang sudah disiapkan di dalam koper dan tas. Kemarin, mereka koper mereka telah disetorkan lebih dulu di MAN 2 Sooko. Sebelum dikumpulkan ke petugas, setiap koper ditimbang lebih dulu. Hal ini untuk memastikan beban barang bawaan setiap CJH tidak melebihi batas, yakni maksimal 32 kilogram (kg).

Tidak sekadar dikumpulkan, sebagian besar CJH juga menandai kopernya dengan barang-barang unik yang digantungkan. Tujuannya tak lain untuk memudahkan mereka dalam mencari koper saat kedatangan di tanah suci. Barang-barang seperti boneka, gelas, bantal, hingga serok bumbu atau solet plastik tak luput dari gantungan koper. Hal ini mereka lakukan agar koper milik mereka tidak tertukar dengan CJH lain. ’’Kalau pakai alat dapur kan kan ringan dan mudah dilihat. Alhamdulillah persiapan kesehatan, fisik dan mental sudah cukup,’’ pungkas Musrini, CJH asal Desa Tambakagung, Kecamatan Puri. (far/fen)

Editor : Hendra Junaedi
#kemenag kabupaten mojokerto #kabupaten mojokerto #Pemkab Mojokerto #gus barraa #Diberangkatkan #calon jemaah haji (CJH)