Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Pemkab-Dewan Pastikan Perbaikan Tahun Depan

Khudori Aliandu • Jumat, 2 Mei 2025 | 15:05 WIB
JALAN RUSAK: Warga Dusun Kedungpalang, Desa Lakardowo, Kecamatan Jetis, menanam pohon pisang di jalan rusak antardesa sebagai bentuk protes, 27 Januari lalu.
JALAN RUSAK: Warga Dusun Kedungpalang, Desa Lakardowo, Kecamatan Jetis, menanam pohon pisang di jalan rusak antardesa sebagai bentuk protes, 27 Januari lalu.

Alokasi Perbaikan Ruas Jalan Lakardowo-Parengan Rp 5,6 M Terkena Efisiensi

JETIS - Pemkab Mojokerto merespons atas kerusakan ruas jalan Lakardowo-Parengan, Kecamatan Jetis yang sebelumnya sempat ditanami pisang warganya akibat resah. Bahkan pemda memastikan perbaikan bakal dilakukan tahun depan.

Bupati Muhammad Albarraa mengatakan, ruas jalan antardesa yang menjadi akses utama warga itu sudah menjadi prioritas tahun ini dengan alokasi anggaran sekitar Rp 5,6 miliar. Hanya saja, kekuatan anggaran pemkab belakangan terdampak efisiensi. ’’Gagal terealisasi tahun ini karena memang ada efisiensi anggaran,’’ ungkapnya.

Pada 2024, pemda sebenarnya juga sudah merencanakan perbaikan pada ruas tersebut dengan menuntaskan betonisasi sepanjang 1 kilometer (km). Sedangkan, untuk sisanya saat ini tinggal 5,1 km yang belum tersentuh perbaikan. ’’Yang pasti nanti kita carikan solusinya. Kita lihat kemampuan anggaran kita,’’ tandasnya.

Wakil DPRD Kabupaten Mojokerto Khoirul Amin, menambahkan, juga menegaskan ruas jalan tersebut bakal menjadi atensi tahun depan. Pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Desa Lakardowo dan Parengan. Termasuk, pihak Kecamatan Jetis untuk menjadi usulan prioritas pada APBD 2026. ’’Sebelumnya kita juga sudah komunikasikan dengan Gus Bupati terkait perbaikan ruas jalan Dusun Kedungpalang sampai Dusun Gondang. Paling cepat memang tahun depan, karena tahun ini terdampak efisiensi,’’ ungkapnya.

Politisi Nasdem ini menegaskan ruas jalan tersebut memang cukup memprihatinkan. Selain sudah puluhan tahun tak tersentuh perbaikan, kondisi jalannya cukup membahayakan bagi pengguna jalan. Khususnya saat musim hujan lantaran jalanan menjadi berlumpur. ’’Ruas jalan ini juga menjadi akses utama dan paling cepat kalau mau ke kota, jadi perlu perhatian pemerintah secara serius. Jadi perlu pelebaran karena jalannya juga sempit, sulit kalau dibuat papasan mobil,’’ paparnya.

Bahkan jika melihat kondisi di lapangan, perbaikan ruas jalan itu butuh anggaran besar karena pada sisi timur jalan cukup curam dan perlu penahan tanah agar tidak mudah longsor. ’’Paling tidak Rp 5 sampai 6 miliar itu masih kurang, karena butuh plengsengan juga agar lebih kuat,’’ paparnya.

Pada Januari lalu, sejumlah warga Dusun Kedungpalang, Desa Lakardowo, Kecamatan Jetis menanami jalan antardesa dengan pohon pisang. Aksi protes warga ini lantaran kondisi jalan yang mengalami kerusakan parah dan berlumpur ini sudah puluhan tahun tak diperbaiki. Bahkan beberapa pengendara sepeda motor kerap terjatuh karena terpeleset, utamanya saat malam hari. Jalan tersebut sebenarnya akses utama bagi masyarakat jika hendak keluar desa. Baik akses menuju fasilitas kesehatan, pendidikan ataupun kerja ke pabrik. Sehingga kerusakannya sangat mengganggu dan menghambat roda perekonomian warga. (ori/fen)

Editor : Hendra Junaedi
#ditanami pohon pisang #jalan rusak #jetis mojokerto #lakardowo