KOTA - Kerusakan jalan di Kuti Selatan, Lingkungan Kuti, Kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, dikeluhkan warga. Sejumlah lubang menganga yang tersebar di badan jalan rupanya belum disentuh perbaikan sejak beberapa tahun terakhir.
Ruas jalan dengan panjang lebih dari 200 meter ini menghubungkan Lingkungan Kuti dan Keboan di Keluarahan Gunung Gedangan. Sayangnya, selain bergelombang, tersebar sejumlah lubang menganga di jalan dengan lebar sekitar dua meter tersebut.
Diameter kerusakan jalannya beragam. Mulai dari beberapa sentimeter, hingga yang terparah memakan separo jalan. Mirisnya, kondisi seperti ini sudah berlangsung lebih dari dua tahun belakangan. ”Ada kalau lebih dari dua tahun terakhir. Sudah lama (rusak) seperti ini,” ujar Irfan, salah seorang pengguna jalan, kemarin (30/4).
Menurutnya, kerusakan jalan tersebut diduga disebabkan berbagai faktor. Faktor cuaca ditengarai jadi pemicu utama. Sebab, kendaraan dengan beban berlebih diketahui jarang melintasi ruas jalan yang tak jauh dari Rumah Pompa Meri ini. ”Jarang kelihatan truk besar lewat sini,” ungkapnya.
Hal ini diperparah dengan tidak berfungsinya sejumlah penerangan jalan umum (PJU) di lokasi. Praktis, kondisi jalan membahayakan pengguna jalan yang melintas saat malam hari. Terlebih ruas jalan ini diapit areal persawahan. Dia berharap agar pihak terkait segera melakukan perbaikan dan perawatan jalan.
”Ya, bahaya. Kalau malam gelap, banyak lampu (PJU) yang mati. Tapi nggak tahu kok belum diperbaiki juga," tandas warga Kecamatan Magersari ini. Sementara itu, hingga tadi malam Kabid Bina Marga Dinas PUPR Perakim Kota Mojokerto Firman Syah belum menanggapi saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Mojokerto. (vad/ris)
Editor : Hendra Junaedi