Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Ratusan CJH di Kabupaten Mojokerto Belum Ikut Vaksinasi

Farisma Romawan • Sabtu, 26 April 2025 | 15:00 WIB
CEGAH PENULARAN: Petugas medis puskesmas memberikan vaksin meningitis dan polio kepada calon jemaah haji Kabupaten Mojokerto beberapa waktu lalu.
CEGAH PENULARAN: Petugas medis puskesmas memberikan vaksin meningitis dan polio kepada calon jemaah haji Kabupaten Mojokerto beberapa waktu lalu.

Pemkab Siapkan Ribuan Dosis Vaksin Meningitis dan Polio

KABUPATEN - Sebanyak 1.200 dosis vaksin meningitis dan polio disiapkan Pemkab Mojokerto untuk pelaksanaan ibadah haji 2025. Dari jumlah tersebut, 75 persen dosis telah didistribusikan ke ratusan calon jemaah haji (CJH) yang sudah dipastikan berangkat ke tanah suci pertengahan Mei nanti.

Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto, dr. Agus Dwi Cahyono mengatakan, jumlah tersebut berdasarkan rekomendasi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Yakni sebanyak 1.249 CJH atau sesuai kuota haji yang diberikan Kemenag RI. ’’Untuk jumlah vaksin yang disiapkan ada sekitar 1.200 dosis, terdiri dari vaksin meningitis dan polio yang diberikan bersamaan sejak akhir Maret lalu,’’ ujarnya.

Namun dari jumlah itu, pelaksanaan vaksinasi untuk CJH Kabupaten Mojokerto masih mencapai 75 persen atau 900 dosis dari total sasaran. Sedangkan 25 persen sisanya, masih diupayakan petugas medis di 27 puskesmas yang tersebar di 18 kecamatan.

Tidak hanya CJH reguler urut porsi, vaksinasi juga menyasar CJH cadangan yang menambah daftar rombongan haji Kabupaten Mojokerto. Mereka turut diberangkatkan setelah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) di tahap kedua yang berakhir kemarin.

’’Untuk sementara yang sudah melaporkan sekitar 900 dosis sampai dengan hari ini. Petugas masih terus memberikan vaksin sampai beberapa hari jelang keberangkatan,’’ tandasnya.

Agus menambahkan, vaksinasi meningitis dan polio ini adalah upaya untuk memitigasi gangguan penyakit yang dialami CJH selama beribadah rukun Islam kelima di Tanah Suci nanti. Khususnya polio yang wajib diberikan lantaran ditemukan dua kasus penularan penyakit Poliomyelitis ini kepada jemaah asal Jawa Timur.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan vaksin pneumonia dan influenza sebagai alternatif untuk menunjang kesehatan jemaah, khususnya kategori lansia yang kesehatannya berisiko tinggi. ’’Untuk vaksin lain, kami menyediakan berdasarkan riwayat penyakit yang dialami CJH,’’ pungkasnya. (far/fen)

 

Editor : Hendra Junaedi
#kabupaten mojokerto #vaksin polio #vaksin meningitis CJH #calon jemaah haji (CJH)